
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut sebanyak 30 kali gempa bumi terjadi di wilayah Lampung selama dua pekan terakhir.
Gempa bumi tersebut tercatat sejak 31 Juli hingga 13 Agustus 2026. Kabupaten Pesisir Barat menjadi wilayah dengan tingkat guncangan terbesar, yakni 3,7 magnitudo pada 9 Agustus 2026. Sementara itu, aktivitas gempa terbanyak terjadi pada 5 Agustus, dengan delapan kali guncangan dalam sehari.
Meski demikian, BMKG Lampung meminta masyarakat tidak perlu panik. Gempa-gempa kecil tersebut kerap terjadi karena wilayah Lampung memang aktif secara tektonik.
“Justru, Gempa-gempa kecil tersebut berdampak positif karena bumi melepaskan energi secara perlahan. Sehingga mencegah penumpukan energi yang memicu gempa bumi yang lebih besar yang merusak,” tulis BMKG Lampung di halaman Instagram resminya, Jumat (14/8/2026).
Meski demikian, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada. Apabila terjadi gempa, masyarakat tidak perlu panik dan disarankan merunduk, berlindung di bawah meja yang kuat, serta berpegangan.
“Di pesisir pantai, Jika guncangan kuat atau lama, langsung evakuasi secara mandiri ke dataran tinggi. Siapkan tas siaga bencana dari sekarang. Tetap Waspada, saring sebelum sharing, dan pantau terus info resmi lewat aplikasi info BMKG,” tutup BMKG Lampung dalam postingannya. (Red/*)