
Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co – Sebanyak 81 pasien menjadi sasaran program Tubaba Q Sehat Home Care edisi Agustus yang digelar Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) secara serentak di sembilan kecamatan.
Program tersebut menyasar warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun akses terhadap layanan kesehatan, dengan pelayanan dilakukan langsung dari rumah ke rumah. Pelaksanaannya berlangsung di 16 titik pelayanan dengan melibatkan 16 tim, Kamis (13/8/2026).
Program layanan kesehatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bupati Tubaba, Novriwan Jaya, turun langsung mengunjungi salah satu rumah warga di Tiyuh Margo Mulyo, Kecamatan Tumijajar, untuk melihat pelaksanaan Tubaba Q Sehat Home Care.
Didampingi Ketua Baznas Tubaba dan Kepala Dinas Kesehatan Tubaba, Novriwan mengatakan layanan dari rumah ke rumah ditujukan agar warga yang memiliki keterbatasan tetap memperoleh pelayanan medis tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.
“Layanan ini kita hadirkan untuk memastikan masyarakat, khususnya yang memiliki keterbatasan fisik dan aksesibilitas, tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas tanpa dipungut biaya,” ujarnya.
Sebanyak 81 pasien menjadi sasaran khusus dalam pelaksanaan edisi Agustus. Jumlah tersebut disesuaikan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Pasien yang menjadi prioritas antara lain kelompok masyarakat berisiko tinggi, penderita penyakit jantung bawaan, pasien stunting, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), serta warga dengan penyakit berat yang membutuhkan perawatan medis secara intensif di rumah.
Pelayanan tidak hanya berupa pemeriksaan kondisi kesehatan, tetapi juga penanganan sesuai kebutuhan masing-masing pasien.
Layanan Kesehatan Disertai Bantuan Sembako
Untuk membantu kebutuhan keluarga pasien, Pemkab Tubaba menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tubaba dalam penyaluran bantuan sosial berupa paket sembako.
Bantuan tersebut diberikan kepada keluarga pasien sebagai dukungan tambahan, terutama bagi warga yang juga menghadapi keterbatasan ekonomi.
Dengan menggabungkan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial, Pemkab Tubaba berharap program tersebut tidak hanya menjangkau pasien yang membutuhkan penanganan medis, tetapi juga membantu meringankan beban keluarga.
Program Tubaba Q Sehat Home Care juga diarahkan untuk memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus mendukung penanganan persoalan kesehatan masyarakat, termasuk upaya menekan kasus stunting.
Bagi pemerintah daerah, pendekatan layanan langsung ke rumah menjadi salah satu cara untuk menjangkau warga yang selama ini menghadapi kendala untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara langsung di fasilitas kesehatan.
Melalui pelaksanaan yang dilakukan serentak di sembilan kecamatan, Pemkab Tubaba berharap layanan tersebut dapat terus menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan yang memerlukan pendampingan dan perawatan berkelanjutan. (*)