
Bandarlampung, sinarlampung.co – Redaksi Warta9.com (PT Intermedia Dinamis Abadi) menerbitkan pengumuman sekaligus klarifikasi resmi kepada seluruh instansi pemerintah, TNI/Polri, swasta, dan masyarakat di Provinsi Lampung terkait maraknya aksi penipuan yang mencatut nama media tersebut.
Langkah ini diambil setelah Redaksi Warta9.com menerima laporan dan bukti percakapan WhatsApp mengenai oknum tak bertanggung jawab yang meminta klarifikasi dugaan penyimpangan dana ke sejumlah sekolah di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Dalam aksinya, pelaku menggunakan kartu identitas (ID Card) palsu bertuliskan Warta9.com.
Redaksi menegaskan bahwa nama, foto, maupun nomor ID yang digunakan oknum tersebut tidak terdaftar sebagai wartawan, kontributor, maupun staf administrasi PT Intermedia Dinamis Abadi.
Menanggapi peristiwa ini, Redaksi Warta9.com menyampaikan beberapa poin penegasan resmi:
Aturan Peliputan: Wartawan Warta9.com bekerja berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (akurat, berimbang, dan tidak beritikad buruk) serta dilarang keras meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apa pun dari narasumber.
Kemitraan Resmi: Seluruh kerja sama publikasi, iklan, maupun advertorial wajib dilakukan melalui mekanisme administrasi perusahaan yang sah.
Imbauan Verifikasi: Masyarakat dan pejabat diminta tidak langsung percaya pada pihak yang mengatasnamakan Warta9.com sebelum melakukan konfirmasi ke kanal resmi redaksi.
Pihak redaksi menilai aksi pencatutan nama media ini telah mencemarkan reputasi perusahaan dan merugikan masyarakat. Saat ini, PT Intermedia Dinamis Abadi tengah menyiapkan laporan resmi ke pihak kepolisian.
Masyarakat yang menemukan modus serupa diimbau untuk menyimpan bukti percakapan, nomor telepon, maupun dokumen terkait, lalu melaporkannya ke Redaksi Warta9.com atau aparat penegak hukum terdekat.
Redaksi Warta9.com
PT Intermedia Dinamis Abadi