
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Sebuah truk bermuatan semen seberat 10 ton dilaporkan gagal menanjak dan bergerak mundur hingga menghantam satu unit mobil sedan di Jalan Wan Abdurrahman, Kecamatan Kemiling, Bandar Lampung, Senin 18 Mei 2026 sore sekitar pukul 16.30 WIB.
Meski kondisi bagian depan mobil sedan ringsek parah akibat benturan tersebut, pengemudi sedan dilaporkan selamat dan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Berdasarkan informasi di lapangan, kecelakaan bermula saat truk bernomor polisi BE-8330-AMC yang dikemudikan oleh Paryanto (40), warga Garuntang, melintas di jalur tanjakan tersebut. Namun, di tengah tanjakan, truk diduga tidak kuat menahan beban muatan hingga akhirnya mati mesin dan mundur tak terkendali.
Pada saat yang bersamaan, tepat di belakang truk melaju mobil sedan bernopol BE-1218-ALC yang dikemudikan oleh Syaripah (53), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan warga Perum Cempaka, Sumber Agung. Jarak yang terlalu dekat membuat tabrakan di bagian depan sedan tidak dapat dihindarkan.
Aksi Sigap Babinsa Evakuasi Korban dan Muatan
Mendengar adanya peristiwa kecelakaan tersebut, Babinsa Koramil 410-02/TBS, Serka Nanang, yang sedang bertugas di wilayah binaan langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memberikan pertolongan pertama.
“Mobil sedan mengalami kerusakan parah di bagian depan, namun Ibu Syaripah berhasil selamat. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar Serka Nanang saat mengonfirmasi situasi di lokasi kejadian.
Serka Nanang segera mengamankan TKP, mengevakuasi Syaripah keluar dari kabin kemudi sedan yang ringsek, serta mengurai arus lalu lintas di Jalan Wan Abdurrahman agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Setelah kondisi korban dipastikan aman, Babinsa bersama warga sekitar bergotong-royong memindahkan muatan semen seberat 10 ton dari truk yang mogok ke truk cadangan milik perusahaan. Proses evakuasi muatan dan kendaraan tersebut berlangsung intensif hingga selesai pada malam hari.
“Kami pastikan arus lalu lintas kembali normal dan tidak ada korban tambahan. Yang terpenting, jiwa manusia bisa diselamatkan,” tambah Nanang.
Aksi cepat tanggap aparat teritorial ini menuai apresiasi dari masyarakat setempat. Salah seorang warga RT 5 LK 3 Sumber Agung mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa di saat darurat.
“Pak Serka Nanang langsung bertindak, mulai dari mengevakuasi korban sampai ikut mengurus pemindahan muatan truk yang menghalangi jalan. Kami merasa terbantu dan aman dengan respons cepat seperti beliau,” ungkap salah seorang warga di lokasi.(Red)