
Pesawaran, Sinarlampung.co – Sebanyak 720 mahasiswa dari tiga perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Startech Bima Sakti resmi diwisuda dalam prosesi wisuda bersama yang berlangsung khidmat di Graha Adora, Rabu (13/5/2026). Momentum tersebut menjadi simbol lahirnya generasi baru yang siap berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia unggul di Provinsi Lampung maupun Indonesia.
Wisuda bersama ini mempertemukan lulusan dari STIT Pringsewu, STEBI Tanggamus, dan Institut Bakti Nusantara (IBN). Selain menjadi ajang pelepasan mahasiswa menjadi alumni, kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat kolaborasi antarperguruan tinggi dalam mencetak lulusan berkualitas dan berdaya saing.
Pendiri perguruan tinggi, Dr. Fauzi, M.E., M.Kom., M.Pd., Akt menegaskan bahwa para lulusan harus terus mengembangkan kemampuan diri sekaligus menjaga nama baik almamater di tengah tantangan zaman yang terus berubah.
Mengusung tema “Bersinergi untuk Maju Bersama dalam Membangun Bangsa”, Dr. Fauzi menilai kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi era modern.
“Tidak ada lagi Superman dalam kehidupan ini. Kolaborasi dan kebersamaan merupakan sesuatu yang mutlak diperlukan untuk membangun negeri lebih baik,” ujarnya dalam sambutan.
Sementara itu, Sekretaris Kopertais Wilayah XV Provinsi Lampung, Dr. H. Wahyu Iryana, S.Hum., M.A., memberikan apresiasi terhadap perkembangan ketiga kampus tersebut, khususnya STIT Pringsewu dan STEBI Tanggamus yang dinilai terus menunjukkan transformasi positif sebagai lembaga pendidikan yang sehat dan progresif.
Menurutnya, perguruan tinggi harus memiliki visi manajerial dan komitmen kuat terhadap akreditasi guna meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Koordinator Tim Pelaksana Wisuda Bersama, Dr. Salamun, didampingi Ketua STIT Pringsewu Iis Maisaroh, M.Pd., Wakil Rektor IBN Didi Susianto, M.Kom., serta Ketua STEBI Tanggamus Riki Renaldo, M.T.I., menjelaskan bahwa peserta wisuda berasal dari berbagai program studi jenjang sarjana hingga magister.
Dari STIT Pringsewu, lulusan berasal dari Program Magister dan Sarjana Manajemen Pendidikan Islam (MPI), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta Pendidikan Bahasa Arab (PBA). Banyak di antaranya merupakan praktisi pendidikan seperti kepala madrasah, ustaz, hingga pimpinan pondok pesantren.
Adapun STEBI Tanggamus mewisuda lulusan Program Studi Ekonomi Syariah dan Perbankan Syariah. Sementara Institut Bakti Nusantara (IBN) meluluskan mahasiswa dari Program Studi Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Otomotif, Manajemen Informatika, Manajemen, Akuntansi, hingga Bisnis Digital.
Wakil Rektor IBN, Didi Susianto, menyebut sebagian besar lulusan telah aktif di dunia usaha, termasuk sektor bisnis digital yang terus berkembang pesat.
“Banyak wisudawan yang saat ini sudah menekuni dunia bisnis dan kewirausahaan digital sehingga diharapkan mampu menciptakan peluang kerja baru di masyarakat,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya masa studi, para wisudawan diharapkan mampu menjadi insan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta semangat pengabdian bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa Indonesia. (Wisnu)