
Bandar Lampung, sinarlampung.co– Suasana libur di awal Mei 2026 berubah menjadi duka mendalam. Seorang balita perempuan berinisial SP (4) dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di kolam renang dewasa fasilitas Swiss-Belhotel Lampung, Jalan Rasuna Said, Teluk Betung Utara, pada Jumat 1 Mei 2026 pagi.
Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 07.15 WIB. Korban diduga terlepas dari pengawasan saat berada di area kolam renang yang memiliki kedalaman sekitar 120 sentimeter.
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Gigih Andri Putranto, mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.
”Benar, ada peristiwa seorang anak tenggelam di kolam renang dewasa salah satu hotel di Bandar Lampung. Saat ini masih kami dalami kronologi lengkapnya,” ujar Kompol Gigih saat dikonfirmasi media, Sabtu 2 Mei 2026.
Berdasarkan pemeriksaan awal, petugas pengelola kolam sempat berupaya memberikan pertolongan pertama dengan melakukan resusitasi jantung paru (CPR) sesaat setelah korban ditemukan.
”Setelah dilakukan CPR, korban sempat menunjukkan respons. Pihak hotel kemudian langsung mengevakuasi korban ke rumah sakit menggunakan kendaraan operasional mereka,” tambah Gigih.
Namun, takdir berkata lain. Setibanya di rumah sakit, kondisi SP terus memburuk hingga tim medis menyatakan korban meninggal dunia. Berdasarkan keterangan dokter, penyebab kematian adalah cardio pulmonary arrest ec drowning atau henti jantung dan pernapasan akibat tenggelam.
Merespons kejadian ini, jajaran Polresta Bandar Lampung bersama Bhabinkamtibmas dan personel Samapta langsung terjun ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga telah mengamankan rekaman CCTV serta meminta keterangan dari sejumlah saksi, baik dari pihak keluarga maupun pengelola hotel.
”Pemeriksaan lebih lanjut masih berjalan untuk melihat apakah ada unsur kelalaian dalam insiden ini,” tegas Kasat Reskrim.
Jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan. Pihak keluarga memutuskan untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenazah korban.
Hingga berita ini diturunkan, Director of Sales Swiss-Belhotel Lampung, Heny, belum memberikan keterangan resmi terkait insiden maut yang terjadi di area fasilitas hotel bintang tersebut. (Red)