
Pringsewu, sinarlampung.co –Pemerintah Kabupaten Pringsewu kembali menggelar kegiatan Ngopi SERASI (Ngobrol Bareng Bupati Serap Aspirasi) edisi ke-24 di Pekon Tanjung Dalam, Kecamatan Pagelaran, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas bersama Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, camat, unsur Uspika Kecamatan Pagelaran, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Riyanto Pamungkas menegaskan bahwa Ngopi SERASI menjadi wadah strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Sejumlah aspirasi masyarakat pun mencuat dalam dialog tersebut. Warga menyampaikan berbagai persoalan di sektor peternakan, seperti pengelolaan ternak sapi dan kambing, hingga pengolahan limbah. Di bidang perikanan, masyarakat mengusulkan dukungan untuk budidaya lele dan nila.
Selain itu, persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian, salah satunya terkait keterbatasan daya listrik di Dusun 3 Tanjung Sari Timur. Warga juga mengusulkan bantuan pembangunan masjid dan mushala.
Menanggapi hal tersebut, Bupati memberikan respons langsung dan menegaskan bahwa sejumlah usulan akan segera direalisasikan sesuai kewenangan pemerintah daerah.
Sementara untuk usulan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat, pihaknya akan segera mengoordinasikan dan mengusulkannya kepada kementerian terkait.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap aspirasi masyarakat, baik yang dapat diselesaikan di tingkat daerah maupun yang harus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat Pekon Tanjung Dalam dalam menyampaikan masukan demi kemajuan daerah.
Melalui Ngopi SERASI, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong terwujudnya Kabupaten Pringsewu yang makmur, sejalan dengan visi Lampung Maju dan Indonesia Emas. (*)