
Lampung Selatan, sinarlampung.co – SMK Muhammadiyah Waysulan (SMK Mulan) memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan tertib melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Katibung, Senin (9/3). Kerja sama ini berfokus pada implementasi program Sekolah Berbasis Anti Kejahatan Jalanan.
Kegiatan yang berlangsung di sela upacara bendera tersebut dihadiri langsung oleh Kanit Binmas Polsek Katibung, Aiptu Supardi. Selain menyasar pencegahan kejahatan jalanan, program sinergis ini juga mencakup penyuluhan hukum, penguatan ideologi Pancasila, serta pencegahan bahaya narkoba, terorisme, dan separatisme di kalangan pelajar.
Kepala SMK Mulan, Dedi Tridasa, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata sekolah dalam membentengi siswa dari pengaruh negatif lingkungan luar.
”Sinergi dengan kepolisian adalah langkah strategis kami untuk membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademis dan kreatif, tetapi juga memiliki karakter kuat serta ketaatan terhadap hukum,” ujar Dedi.
Apresiasi Prestasi Video Promosi
Dalam momen yang sama, pihak sekolah turut memberikan apresiasi tinggi kepada sejumlah siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah di tingkat regional.
Tim yang terdiri dari M. Revandi, Tio Ma’arifudin, Febriyan, Jahra Intan Juliani, Rifli Fadliayansah, dan Silvi Eka Arinda dinobatkan sebagai Juara 3 Lomba Pembuatan Video Promosi dalam ajang Malahayati Year First.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk dukungan sekolah terhadap kreativitas dan kerja keras siswa dalam bidang multimedia. Aiptu Supardi dalam arahannya turut memuji pencapaian tersebut dan berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk menyalurkan energi mereka ke kegiatan positif dibandingkan terjerumus dalam kenakalan remaja.
”Prestasi siswa-siswi ini adalah bukti bahwa kreativitas bisa menjadi benteng terbaik dari pengaruh kejahatan jalanan,” pungkas Aiptu Supardi. (Red)