
Kota Metro, sinarlampung.co –Upaya pembenahan pelayanan di RSUD Sumbersari Bantul, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, mulai menunjukkan hasil. Dalam beberapa bulan terakhir, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit daerah tersebut meningkat, ditandai dengan lonjakan jumlah kunjungan pasien rawat inap.
Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Sumbersari Bantul, dr. Hasril Syahdu, M.KM, jajaran manajemen bergerak cepat melakukan berbagai pembenahan, terutama pada sektor pelayanan kesehatan. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap percepatan visi dan misi Pemerintah Kota Metro di bawah kepemimpinan Wali Kota Bambang Iman Santoso dan Wakil Wali Kota M. Rafieq Adi Pradana.
Belum genap 100 hari sejak dilantik pada 5 Januari 2026, dr. Hasril bersama tim manajemen mulai menata program kerja yang lebih terarah. Fokus utamanya adalah meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien dan keluarganya.
Hasilnya mulai terlihat. Berdasarkan data rumah sakit, jumlah pasien rawat inap mengalami peningkatan signifikan. Jika pada November 2025 tercatat hanya 25 pasien, maka pada Februari 2026 jumlahnya melonjak menjadi 55 pasien—atau naik lebih dari dua kali lipat.
Direktur RSUD Sumbersari Bantul, dr. Hasril Syahdu, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator awal meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.
“Dengan semangat baru, kami berupaya menjalankan amanah yang diberikan. RSUD Sumbersari Bantul sebagai bagian dari Pemerintah Kota Metro harus mampu mendukung terwujudnya visi dan misi Wali Kota Metro,” ujarnya.
Menurut Hasril, peningkatan kepercayaan pasien atau customer trust bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Kepercayaan itu dibangun melalui pelayanan yang konsisten, respons cepat terhadap kebutuhan pasien, serta komunikasi yang baik antara tenaga kesehatan dengan masyarakat.
“Kepercayaan pasien dibangun melalui interaksi yang berkelanjutan. Ketika pasien merasa dilayani dengan baik, hubungan jangka panjang antara rumah sakit dan masyarakat akan terbentuk,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan pasien dalam beberapa bulan terakhir menjadi salah satu indikator bahwa upaya pembenahan pelayanan mulai dirasakan masyarakat.
Ke depan, pihaknya juga berencana memperkuat sumber daya manusia di sektor kesehatan dengan menambah jumlah dokter umum, dokter spesialis, serta tenaga kesehatan lainnya. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan peningkatan status tipe rumah sakit.
“Kami berharap seluruh tenaga medis baik perawat, dokter umum, dokter spesialis, maupun tenaga kesehatan lainnya terus meningkatkan kompetensi dan kedisiplinan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pasien,” katanya.
Selain pembenahan internal, RSUD Sumbersari Bantul juga meluncurkan sejumlah program inovatif untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Salah satunya adalah program Ambulans Jemput Sakit Pulang Sehat yang diresmikan oleh Wali Kota Metro pada awal 2026. Program ini bertujuan mempermudah akses layanan kesehatan bagi masyarakat.
Tak hanya itu, rumah sakit juga menjalankan program Jumat Berkah, yakni pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil yang dilengkapi fasilitas USG gratis. Program ini terbuka bagi masyarakat umum maupun peserta BPJS.
Program lain yang tengah digalakkan adalah Bincang Sehat Sumbersari (BSS) serta Pelayanan Kesehatan Terpadu BAHAGIA, yang dirancang untuk memperkuat edukasi kesehatan sekaligus meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
“Harapannya, berbagai program ini tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga berdampak pada meningkatnya kunjungan pasien yang pada akhirnya berbanding lurus dengan pendapatan rumah sakit,” pungkas dr. Hasril. (Red)