
Bandar Lampung, sinarlampung.co– Ada pemandangan menarik di jalur lintas Metro-Tegineneng menjelang Lebaran tahun ini. Dr. Habiburokhman, sosok yang kerap terlihat tegas memimpin sidang di Komisi III DPR RI, tampak asyik bercengkerama dengan pedagang buah di pinggir jalan Batanghari Ogan, Pesawaran.
Dengan gaya “tengil” khasnya yang dikenal netizen sebagai “Om Dewan Ganteng”, ia memborong lima kilogram duku dan kelengkeng. “Wah, ini makanan Om Dewan waktu kecil di Los Angeles,” selorohnya yang membuat pedagang buah tersenyum geli.
Perjalanan mudik kali ini terasa spesial bagi mantan koordinator KMPPRL era reformasi ini. Ia hampir saja gagal menginjakkan kaki di tanah kelahiran akibat komitmennya mengawal kasus teror yang menimpa aktivis HAM asal Pesisir Barat, Andrie Yunus. Baru setelah ada titik terang penangkapan pelaku, ia diizinkan “cuti” oleh pimpinan DPR.
Pilihan mudiknya pun jauh dari kesan mewah. Tanpa sirine Patwal, Habib memilih menjadi pemudik pejalan kaki. Baginya, mudik dengan cara “ngeteng” bukan sekadar efisiensi waktu untuk menghindari macet, tapi juga cara untuk kembali merasakan denyut nadi masyarakat di jalur mudik.
Kini, sang doktor hukum itu telah berada di Metro, siap merayakan hari kemenangan di kota yang membentuk karakter aktivisnya, jauh dari hiruk-pikuk politik Jakarta sejenak. (Red)