
Palembang, sinarlampung.co– Kasus kekerasan terhadap insan pers kembali mencoreng kebebasan berekspresi di Sumatera Selatan. Muhamad Abduh (40), wartawan media Bukit Besak News sekaligus anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Lahat, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal (OTK) di lokasi hiburan malam.
Insiden tersebut terjadi di Karaoke Ceria, Jalan Lubuk Beringin, Desa Manggul, Kecamatan Lahat, pada Rabu 30 Januari 2026 dini hari sekitar pukul 05.00 WIB.
Tak terima atas perlakuan tersebut, Abduh yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini resmi melaporkan kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lahat. Laporan tercatat dengan nomor: STTLP/B/45/I/2026/SPKT/POLRES LAHAT/POLDA SUMATERA SELATAN.
Berdasarkan keterangan dalam laporan polisi, pengeroyokan bermula saat korban berada di lokasi kejadian. Tiba-tiba, ia diserang oleh empat orang laki-laki, di mana salah satu terduga pelaku diidentifikasi berinisial D alias Dirut.
Akibat serangan membabi buta tersebut, Abduh mengalami luka memar pada bagian hidung, luka lecet di tangan kanan, serta trauma psikologis.
Menanggapi insiden ini, Pengurus PWI Sumatera Selatan, Muchtrim, mengutuk keras aksi premanisme yang menimpa anggotanya. Ia menegaskan bahwa kerja-kerja jurnalistik dan keselamatan wartawan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
“Kami meminta Polres Lahat bergerak cepat menangkap para pelaku. Jangan biarkan aksi premanisme merajalela di Lahat,” tegas Muchtrim yang juga Pemimpin Redaksi Sahabatsiber.co.id.
Muchtrim juga mendesak kepolisian untuk tidak pandang bulu, terutama jika ada indikasi keterlibatan oknum aparat yang membekingi tempat hiburan tersebut.
“Jika ada dugaan oknum yang membekingi tempat karaoke itu, kami minta diusut tuntas. Kami akan kawal kasus ini hingga ke meja hijau. Hukum jangan tumpul ke atas tapi tajam ke bawah,” tambahnya.
Kapolres Lahat, AKBP Novi Edi Yanto, S.I.K., membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana pengeroyokan tersebut. Ia memastikan pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif.
“Laporan sudah kami terima dan segera kami tindak lanjuti sesuai hukum yang berlaku,” ujar Kapolres.
Dukungan agar kasus ini segera terungkap juga datang dari Sekretaris PWI Lahat periode 2016-2019, Barab Dafri. Ia mengapresiasi respons cepat Kapolres Lahat dan berharap para pelaku segera diringkus untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Red)