
Pringsewu, sinarlampung.co – Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengingatkan para kepala OPD bahwa kepemimpinan bukan soal kekuasaan. Melainkan amanah.
Pesan itu disampaikannya lewat sabda Nabi Muhammad SAW. Di hadapan jajaran OPD Pemkab Pringsewu.
“Setiap kalian adalah pemimpin. Dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban,” ujar Riyanto.
Menurutnya, jabatan adalah titipan. Setiap keputusan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia. Tetapi juga kepada Allah SWT.
Riyanto menegaskan, ukuran pemimpin bukan pada besar kecilnya kewenangan. Melainkan pada manfaat yang dihadirkan.
Pemimpin, kata dia, harus memberi dampak. Menghadirkan solusi. Serta membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
“Kehadiran kita harus memberi rasa aman. Pelayanan yang adil. Kebijakan yang berpihak. Dan keteladanan,” ucapnya.
Pesan itu disampaikan saat membuka kegiatan City to City Grounded dan Seminar Kepemimpinan di Aula Utama Pemkab Pringsewu, Senin, 26 Januari 2026.
Sementara itu, Coach Dr. Fahmi menyebut tiga DNA kepemimpinan di situasi sulit. Creating Better Future. Making Change Happen. Dan Delivering Positive Impact.
Seorang pemimpin, katanya, harus mampu menjaga harapan. Mewujudkan perubahan. Serta menghadirkan dampak positif yang nyata.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, para asisten, dan staf ahli bupati. (*)