Tulang Bawang Barat, sinarlampung.co-Aksi perampokan sadis menggunakan senjata api (senpi) menggemparkan warga Tiyuh Daya Asri, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Senin 19 Januari 2026.
Pelaku yang berjumlah dua orang bertindak bak koboi jalanan dengan menembak kaca truk korban di siang bolong, tepat di depan Masjid Al-Fatah. Akibat kejadian ini, uang tunai yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah (Rp800 juta) raib dibawa kabur.
Peristiwa bermula ketika korban bernama Santo, mengendarai truk berwarna putih, hendak menyetorkan uang hasil usaha tokonya ke Bank Mandiri Cabang Daya Asri. Tanpa disadari, korban diduga telah dibuntuti. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan korban dipepet oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.
Dua Kali Tembakan
Suasana berubah mencekam ketika pelaku melepaskan tembakan sebanyak dua kali ke arah kaca truk hingga pecah berantakan. Di bawah ancaman moncong senjata api dan serpihan kaca, Santo tak berkutik. Ia terpaksa menyerahkan sebuah tas berwarna biru kehijauan berisi uang tunai ratusan juta rupiah kepada pelaku.
“Pelaku langsung kabur dengan kecepatan tinggi setelah mendapatkan tas itu. Keterangan di lapangan, mereka (pelaku) dua orang pakai motor Yamaha Vixion warna silver,” ujar salah satu saksi mata di lokasi.
Polisi Buru Vixion Silver
Kapolsek Tumijajar, Yessy Februari Umar, membenarkan insiden perampokan bersenjata tersebut. Ia menegaskan pihaknya langsung bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Tubaba. “Benar, anggota sudah di lapangan. Kami masih mendalami kasus ini dan terus melakukan upaya pengejaran terhadap pelaku,” tegas Yessy.
Aparat kepolisian kini tengah melakukan penyekatan dan perburuan intensif untuk mengungkap identitas pelaku yang meresahkan tersebut. Warga diminta waspada dan segera melapor jika melihat kendaraan dengan ciri-ciri Yamaha Vixion silver yang mencurigakan.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Yuni Iswandari menjelaskan kronologi peristiwa tersebut berawal saat pengedara mobil bernama Busantoso bersama seorang kasir perusahaan bernama Mita Mudia ingin menuju bank.
“Jadi uang ini milik perusahaan yang akan disetor ke bank. Dalam truk tersebut terdapat dua orang yakni pengemudi dan kasir perusahaan tersebut di mana mereka mengatakan membawa uang tunai Rp 800 juta,” katanya, Senin 19 Januari 2026 malam.
Kemudian di tengah perjalanan, kata Yuni, ada dua orang mengendarai motor jenis Yamaha Vixion melepaskan tembakan. “Mereka ini dihadang oleh dua orang berboncengan menggunakan motor, namun sebelumnya kata korban ini terdengar suara tembakan,” ungkapnya.
Selanjutnya, kata Yuni, satu pelaku membuka pintu untuk mengambil tas berisikan uang tersebut dan melarikan diri. “Mereka ini langsung merampas tas berisikan uang tersebut. Waktu sebelum mengambil tas, pelaku ini juga melepaskan kembali tembakan ke arah ban, selanjutnya keduanya melarikan diri usai berhasil membawa uang tersebut,” ungkapnya. (Red)