
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Ikrar Syahadat yang dilakukan oleh Antya Catherine merupakan pengalaman spiritual yang takkan pernah terlupakan. Hal ini ia ucapkan dengan keteguhan hati di Masjid Raya al Bakrie Lampung.
Antya Catherine melafazkan dua kalimat syahadat yang dipimpin langsung oleh Ust. Ahmad Mahfud selaku Imam Masjid yang didampingi oleh Ust. Rustam Fauzi sebagai Kepala Bidang Idaroh (SDM, Keuangan, Kesekretariatan, Humas dan Media). Selepas sholat zuhur di depan jema’ah dan para pengunjung. Sabtu, 10 Januari 2026.
Mengawali prosesi ini, Ust. Ahmad Mahfud menyatakan Islam itu agama yang mudah, berdasarkan firman Allah pada potongan ayat al Baaqoroh 185 yang artinya, Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran.
“Memang untuk masuk Isalam dengan bersyahadat, sholat, zakat, puasa, dan ibadah haji bila ada rezeki”, tambahnya.
Ia berpesan, jalani pelan-pelan dengan kesadaran bahwa Islam itu mudah dan semua berproses. Bagi kita sesama Muslim, ada saudara kita yang baru maka kita rangkul, saling mengingatkan dan menguatkan dalam rangka mempraktekan ibadah-ibadah. “Mukmin yang satu dengan yang lainnya seperti bangunan,”;tutupnya.
Suasana haru dan khidmat menyelimuti ruang ibadah utama Masjid Masjid Raya al Bakrie Lampung. Sesekali Antya Catherine menyeka air matanya begitu juga dengan para jema’ah saat memberikan ucapan selamat.
“Alhamdulillah, prosesi berjalan lancar dan manajemen Masjid Raya al Bakrie Lampung mempermudah proses ini sesuai kehendak Allah,” ujar Antya Catherine kepada sinarlampung.co.
Niat untuk masuk Islam sudah lama dan ini atas kesadaran dan kemauan saya sendiri. Keluarga semua sudah setuju dan mendukung keputusan saya. Kakak sepupu saya juga sudah lebih awal masuk Islam, kata Tya sapaan akrabnya.
“Perbanyak belajar agar bisa lebih dalam mengenal Islam dan menjadi lebih baik,”;pesannya pada sesama muallaf.
Tya karyawati perusahaan swasta di Tanggerang, kadang kala ia di tugaskan di Bandar Lampung. Ia juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa destinasi wisata. “Wisata Lampung keren banget dan alamnya indah. Masjid Raya al Bakrie Lampung juga menjadi tujuan wisata religi,” pungkasnya.
Antya Catherine tidak datang sendirian namun ditemani beberapa orang sahabat karibnya yaitu Sardi, Annisah Amalia Siregar, dan Anggita Rahayu.
Muallaf Center Masjid Raya al Bakrie Lampung
Pada kesempatan ini juga, saat wawancara, Ust. Rustam Fauzi Kepala Bidang Idaroh (SDM, Keuangan, Kesekretariatan, Humas dan Media) menyampaikan maksud dan tujuan serta beberapa program Muallaf Center.
“Alhamdu lillah, kami sudah punya Muallaf Center yang akan membantu saudara-saudata kita menjadi muallaf,” ucapnya.
Jangan sampai saudara kita yang telah mengucapkan dua kalimat syahadat kita diamkan saja. Kita khawatir bisa lupa lagi dan bisa berpengaruh pada keistiqomahannya.
Adapun kurikulum Muallaf Center yaitu pembinaan 3 – 6 bulan tujuannya agar saudara-saudara kita bisa memahami Islam tidak hanya kulitnya saja tetapi ia tahu apa yang ada di dalam Islam. Sehingga pondasinya kuat dan tidak terombang ambing, paparnya.
“Tidak berapa lama lagi, Muallaf Center akan kita publikasikan, struktur kepengurusan sudah terbentuk,” tandasnya. (Heny)