
Pesawaran, sinarlampung.co – Pembangunan gorong-gorong di Desa Madajaya, Kecamatan Waykhilau, Kabupaten Pesawaran, diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan. Proyek yang bertujuan memperlancar arus transportasi dan mengurangi risiko banjir ini mendapat laporan dari warga mengenai dugaan kualitas pengerjaan yang rendah.
Warga Desa Madajaya menyebutkan bahwa dimensi gorong-gorong yang baru dibangun dinilai tidak cukup besar untuk menampung volume air saat hujan deras. Beberapa warga juga mengamati adanya ketidaktepatan pemasangan di beberapa bagian.
“Kami khawatir jika hujan deras datang, air akan meluap dan menyebabkan banjir di rumah-rumah warga,” kata salah seorang warga.
Selain itu, warga juga menilai pengerjaan proyek terlihat terburu-buru dan terdapat indikasi pengurangan bahan yang digunakan.
Sementara itu, Kepala Desa Madajaya, Abdul Gofur, mengaku telah menerima laporan terkait masalah ini dan berencana melakukan pengecekan lapangan. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan apakah pembangunan gorong-gorong sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Warga berharap pihak berwenang segera melakukan evaluasi dan perbaikan jika ditemukan ketidaksesuaian. Masyarakat menginginkan pembangunan infrastruktur dapat bermanfaat dan memenuhi standar yang diharapkan. (Iskandar)