
Jakarta, sinarlampung.co – PT Hakaaston (HKA) memamerkan Toll Road Operation Maintenance System (TROMS) dalam ajang Ekraftech 2025 yang digelar di Pullman Hotel Jakarta, 16-17 Desember 2025. Sistem digital ini ditampilkan sebagai solusi operasional dan pemeliharaan jalan tol berbasis data yang telah diterapkan di sejumlah ruas tol yang dikelola HKA.
TROMS dirancang untuk mendukung pemantauan kondisi jalan, pencatatan aktivitas pemeliharaan, pelaporan insiden operasional, hingga pengelolaan data layanan secara terintegrasi. Melalui sistem ini, waktu penyampaian laporan insiden dapat dipercepat dari sekitar 200 menit menjadi hanya 5 menit sejak kejadian.
Selain meningkatkan kecepatan respons, TROMS juga mendorong standarisasi lebih dari 60 aktivitas pelaporan operasional yang terintegrasi dalam sembilan modul. Modul tersebut mencakup operasional lalu lintas, transaksi, pemeliharaan, QHSSE, sumber daya manusia, hingga laporan manajemen.
Plt. Direktur Utama Hakaaston, M. Rozi Rinjayadi, mengatakan TROMS digunakan sebagai sistem kerja operasional yang terintegrasi untuk mendukung pengelolaan jalan tol secara konsisten.
“TROMS kami gunakan sebagai sistem kerja operasional yang terintegrasi untuk mendukung pengelolaan jalan tol secara konsisten dan berbasis data,” ujarnya.
Penerapan sistem ini juga berdampak pada efisiensi proses kerja. Digitalisasi melalui TROMS berkontribusi pada penurunan penggunaan kertas lebih dari 50 persen per bulan seiring peralihan proses pelaporan ke platform digital. Data yang terpusat dinilai membantu konsistensi kerja serta pengambilan keputusan dalam kegiatan operasional harian.
Dalam kunjungannya ke booth Hakaaston, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menilai inovasi yang ditampilkan pada Ekraftech 2025 mencerminkan pemanfaatan teknologi kreatif yang aplikatif di sektor layanan publik.
“Ekraftech menghadirkan solusi yang berangkat dari kebutuhan nyata dan dikembangkan melalui pendekatan teknologi kreatif,” katanya.
Selama pameran, booth Hakaaston juga mendapat perhatian pengunjung. Agung (31), salah satu pengunjung dari perusahaan teknologi, mengaku tertarik dengan sistem TROMS yang ditampilkan. Menurutnya, sistem tersebut memberikan gambaran jelas mengenai penerapan teknologi digital dalam pengelolaan operasional jalan tol.
“Sistem ini menunjukkan bagaimana operasional jalan tol dapat dikelola secara terstruktur melalui platform digital,” ujarnya.
Partisipasi TROMS di Ekraftech 2025 menjadi bagian dari rangkaian keikutsertaan Hakaaston dalam forum inovasi nasional. Ke depan, perusahaan membuka peluang agar TROMS dapat diperkenalkan dalam forum dan pameran internasional serta diadopsi oleh badan usaha jalan tol lainnya sebagai platform pendukung operasional yang terintegrasi dan berbasis data. (*)