
Lampung Selatan, sinarlampung.co – PT Hakaaston (HKA) memasuki usia ke-15 tahun. Dalam peringatannya, HKA selaku penyedia jasa layanan operasional ruas tol Bakauheni-Terbanggi Besar menanam seribu bibit mangrove di kawasan konservasi Desa Way Lubuk, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, Senin, 8 Desember 2025
Penanaman itu, HKA berkolaborasi dengan para relawan dari Komunitas Penggiat Mangrove Lampung Selatan dan Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Kalianda.
Kepala Ranting 1 Tol Bakter M.N. Al Fahmi mewakili Manager Area Tol Bakter mengatakan bahwa kegiatan penanaman seribu mangrove tersebut merupakan komitmen dan upaya HKA peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama terhadap lingkungan hidup.
“Yang perlu kita ketahui mangrove adalah sebagai benteng alami pencegah abrasi, pelindung dari bencana alam (tsunami, gelombang besar), penyerap karbon, serta habitat penting bagi biota laut,” imbuh Fahmi.
Terpisah, Manager Area Tol Bakter Andri Pandiko juga mengatakan, selain sebagai peringatan HUT HKA ke 15, penanaman seribu bibit mangrove di Desa Way Lubuk merupakan wujud nyata HKA yang berkontribusi dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai dan laut, serta melindungi kawasan pesisir dari berbagai ancaman lingkungan.
“Upaya penanaman mangrove ini juga mendukung mitigasi perubahan iklim, pengurangan emisi karbon, melindungi abrasi, meningkatkan keanekargaman hayati serta menopang kehidupan masyarkat pesisir,” ungkap Andri Pandiko.
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lampung Selatan yang diwakili Kepala Bidang Tata Lingkungan Ervan Kurniawan mengucapkan termimakasih atas kepedulian lingkungan HKA di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
“Penanaman mangrove sangat penting terutama di wilayah bibir pantai, selain mitigasi bencana juga sebagai sarana penting penyerap karbon, semoga langkah baik kita hari ini bisa bermanfaat di masa depan, mari bersama-sama jaga alam agar alam jaga kita,” tutup Ervan. (*)