
Pringsewu, sinarlampung.co – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Pergerakan Masyarakat Analisis Kegiatan (DPP PEMATANK), Suadi Romli, menyoroti isu dugaan penarikan setoran proyek pembangunan gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kabupaten Pringsewu yang belakangan ramai diberitakan.
Isu tersebut disebut-sebut melibatkan seorang oknum ustaz yang mengklaim sebagai utusan dari lingkaran kekuasaan daerah.
Suadi menegaskan, jika dugaan itu benar terjadi, dampaknya bisa langsung mencoreng citra kepemimpinan Bupati Pringsewu saat ini. Ia berharap isu tersebut tidak terbukti.
“Jangan sampai Kabupaten Pringsewu yang selama ini sangatlah baik dalam pengelolaan keuangan dirusak oleh oknum yang merupakan orang luar pemerintahan,” tegas Suadi Romli, Jumat (17/10/2025).
Menurutnya, kondisi pengelolaan anggaran di Kabupaten Pringsewu selama ini cukup baik dan tidak boleh dirusak oleh pihak yang mengatasnamakan bupati, apa pun dalih dan jabatannya. Ia mengingatkan agar tidak ada celah bagi pihak luar untuk menodai nama baik daerah.
Selain itu, Suadi juga mendorong aparat penegak hukum (APH) seperti Kepolisian, Kejaksaan, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ikut memantau jalannya proyek tersebut.
“Kita berharap APH (Kepolisian, Kejaksaan maupun KPK) untuk melakukan pemantauan terkait realisasi pembangunan gedung tersebut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Suadi menegaskan bahwa DPP PEMATANK sebagai lembaga sosial kontrol juga akan ikut mengawasi agar proyek Labkesda tidak menyimpang dari aturan hingga selesai pelaksanaannya. (*)