
Bandar Lampung, sinarlampung.co-Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa yang akrab di apa Kak Mustafa terlihat hadir di Peresmian Masjid Raya Al Bakrie yang berlokasi di Enggal, Bandar Lampung, Jumat 12 September 2025.
Kak Mustafa terlihat berdiri di bagian kanan Masjid. Dia mengenakan baju putih dan celana krem itu tampak saling sapa dengan beberapa orang yang hadir. Didampingi Wakil Ketua Nasdem Lampung Bidang Organisasi dan Keanggotaan Mofaje S. Caropeboka dan Komisasir Independen BUMD Lampung Jasa Utama (LJU) Mahrizal Sinaga terlihat berbincang-bincang.
Mustafa dinyatakan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin pada tanggal 17 Agustus 2025, setelah menjalani hukuman pidana empat tahun akibat kasus korupsi suap fee proyek di Dinas PUPR Lampung Tengah, dan dua tahun tambahan karena tak membayar Rp17 miliar uang pengganti yang diwajibkan.
Diketahui, sejumlah tokoh ikut hadir di peresmian masjid ini. Diantaranya Menteri Agama Prof. KH Nassarudin Umar, Dewan Kehormatan Bakrie Amanah Aburizal Bakrie, Ketua KADIN Anindya Bakrie, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua DPRD Provinsi Ahmad Giri Akbar.
Tampak juga eks Gubernur Lampung Periode 2019-2024 Arinal Djunaidi, Anggota DPR RI Hanan A Rozak, Ketua MUI Lampung Prof Mukri dan tokoh lainnya. Arinal duduk bersila di samping Hanan A Rozak. Keduanya tampak sesekali berbincang dengan penuh keakraban.
Arinal sebelumnya sempat Ketua Golkar Lampung. Tapi dia dipecat karena nekat maju Pilgub Lampung lewat PDIP. Setelah hampir setahun Golkar Lampung dipimpin Plt Adies Kadir, Hanan A Rozak terpilih menjadi Ketua Golkar Lampung. Setelah riuh Pilgub Lampung lalu, sepertinya baru kali ini keduanya terlihat di depan publik bersama
Untuk diketahui, Masjid Raya Al Bakrie berdiri di atas lahan seluas 2,3 hektare hibah dari Pemprov Lampung era Gubernur Arinal. Masjid ini diproyeksikan bisa menampung 12.000–13.000 jamaah. Ruang utama mampu menampung 10.000 jamaah, sementara plaza salat menampung tambahan 2.000–3.000 jamaah.
Selain ruang ibadah, masjid ini dilengkapi area bermain anak, plaza kota, serta ballroom di bagian bawah yang dapat digunakan untuk acara pertemuan dan pernikahan. Fasilitas lain yang direncanakan adalah pusat UMKM.
Pada kesempatan itu, Aburizal Bakrie menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang hadir di peresmian ini. Menurutnya, pembangunan Masjid Raya Al-Bakrie ini berkat kerjasama antara Pemerintah provinsi dan Yayasan Bakrie Amanah. “Setelah 2 tahun berjalan, atas izin Allah SWT masjid ini berhasil dibangun,” ujarnya.
Dia menjelaskan, pembangunan ini bukan hanya merupakan rasa syukur kepada Allah SWT tapi juga bisa menjadi amal jariyah dan bisa bermanfaat bagi masyarakat. (Red)