
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Ustadz Drs. M. Bainalhuri Halim, M.Kom.I, dalam ceramahnya menyampaikan pentingnya membangun generasi emas dan unggul bagi Indonesia. Pesan itu ia sampaikan dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Taqwa Gedong Air, Bandar Lampung, Minggu (7/9/2025).
“Membangun generasi emas atau golden generation yang unggul dengan ilmu pengetahuan, cerdas (smart), inovatif, mandiri, dan berakhlak mulia (noble character),” tegas Pembina Pondok Pesantren Tahfidz Lamban Qur’an, Perum Korpri, Bandar Lampung.
Ustadz Bainalhuri juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Al-Anbiya ayat 107, “Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.” Menurutnya, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama bagi umat manusia, termasuk generasi Indonesia.
Acara yang digelar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Taqwa itu mengangkat tema “Insan Bertakwa Wajib Membangun Generasi Emas (Golden Generation) yang Unggul.”
“Hubbul wathon minal iman, cinta tanah air adalah bagian dari iman. Maka kita harus memiliki rasa memiliki atau sense of belonging terhadap bangsa dan negara ini,” ujar Bainalhuri yang juga Pengurus MUI Provinsi Lampung.
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya kesadaran bersama akan bahaya narkoba, LGBT, serta judi online (judol). Sebagai Ketua Forum Dosen Anti Narkoba UTB, ia menegaskan generasi penerus bangsa harus terbebas dari narkoba, LGBT, judol, adu domba, dan korupsi.
“Jika tidak, maka Indonesia Emas 2045 hanya akan menjadi omong kosong belaka karena kita akan dijegal bangsa lain. Semoga masjid-masjid di Indonesia semakin solid dan makmur,” tutupnya yang juga menjabat sebagai pengurus Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) Provinsi Lampung.
Acara ini dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Drs. Untung Pribadi, Drs. H. Sumardi, dr. Asrijal, Tr.Sp.J, Ir. Yoseririjal, S.E., H. Katimin, A. Rahman, S.H., Awang Helmi, S.Kom., dan Iksan, S.H.
Turut hadir pula pengurus Masjid Taqwa, yakni Ketua DKM Ust. Widarto HS, Sekretaris Ust. Saepudin, Drs. Zarkasi, M.M., Majelis Taklim ibu-ibu, serta para jemaah. Acara ditutup dengan pembagian hadiah bagi jamaah yang berhasil menjawab pertanyaan seputar isi ceramah. (Heny)