
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Lampung, H.M. Hazizi, menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, driver ojek online asal Lampung yang tewas dalam tragedi aksi di Jakarta.
Hazizi menegaskan, peristiwa itu bukan hanya duka keluarga korban, tetapi juga masyarakat Lampung.
“Atas nama keluarga besar DPW PAN Lampung, kami menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya. Saudara kita, seorang driver ojek online asal Lampung, telah berpulang saat tragedi aksi di Jakarta. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan kekuatan,” ujar Hazizi.
Menurut Hazizi, empati dan kepedulian terhadap sesama adalah nilai penting yang dijunjung tinggi PAN.
“Kita tidak boleh menutup mata terhadap penderitaan rakyat. Ketika ada warga Lampung yang tertimpa musibah, itu juga menjadi duka kita semua. PAN akan selalu berdiri bersama masyarakat, baik di saat suka maupun duka,” tegasnya.
Hazizi menambahkan, momentum HUT PAN ke-27 harus menjadi refleksi bahwa politik tidak boleh terlepas dari rasa kemanusiaan.
“Peringatan HUT ini bukan hanya seremonial. Politik harus menghadirkan nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan kepedulian. Semoga kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperjuangkan kehidupan yang lebih baik bagi rakyat,” katanya.
Rapat koordinasi di Rumah PAN Lampung pada Jumat (29/8/2025) sejatinya membahas teknis kegiatan PAN Walk Jalan Sehat dan Bazar UMKM. Namun, Hazizi menekankan pentingnya solidaritas.
“Besok kita akan berjalan sehat bersama rakyat, tapi hari ini kita juga berjalan bersama duka yang sedang dirasakan keluarga almarhum. Itulah makna politik yang sesungguhnya, hadir di tengah rakyat dalam segala situasi,” tutup Hazizi.)
Diketahui, Affan lahir di Bandar Lampung pada 18 Juli 2004. Meski menetap di Menteng, Jakarta Pusat, ia masih dikenal sebagai anak daerah yang berjuang di ibu kota dan menjadi tulang punggung keluarga.
Affan, pemuda berusia 21 tahun, tewas setelah rantis Brimob melindasnya di perempatan TPU Karet, Jakarta, Kamis malam (28/8/2025). Saat itu ia berada dalam kerumunan demonstrasi para pengemudi ojek online. (Rls)