
Lampung Selatan, sinarlampung.co-Lagi komplotan maling motor beraksi di Desa Sabah Balau, Kecamatan Tanjung Bintang, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu 21 September 2024 siang bolong. Para pelaku beraksi dengan bekal senjata api. Para pelaku gagal membawa hasil karena kepergok warga. warga tak berani mengejar karena ditodong senjata api.
Baca: Warga Resah Marak Pencurian Motor Dalam Rumah di Sabah Balau
“Pelaku dua orang mengincar motor Beat Up warna Silver milik Irwan, yang saat itu datang mengunjungi adiknya di Dusun III, RT 01, Desa Sabah Balau. Mas Irwan ini tinggal di Bayur Bawah, Kecamatan Kedamaian, Bandar Lampung. Dia dateng ke sini mampir sepulang kerja untuk nengok adiknya Ef (26), yang kebetulan nikah dengan Aan warga sini,” kata Warga dilokasi kejadian.
Saat Mas Irwan tiba, dia memarkirkan motor Beat warna silver di halaman rumah dengan posisi stang terkunci. “Saat itu saya sedang berada di rumah yang berada persis di depan rumah tempat motor diparkir. Berselang hanya beberapa menit, saya lihat ada sepeda motor berboncengan dua orang melintas bolak-balik beberapa kali. Yang dibonceng posturnya tinggi kurus pakai kemeja kotak-kotak, kalau yang bawa motor badannya besar,” katanya.
Merasa curiga, dia kemudian mengamati motor tersebut. Dan semakin curiga ketika sepeda motor berhenti di dekat motor yang terparkir. Salah seorang yang dibonceng kemudian turun dan mulai mendekati motor yang diparkir itu. “Setelah memastikan situasi aman, pelaku mulai beraksi menggunakan alat diduga kunci Letter T. Gerakannya mencurigakan makanya saya pantengin. Dia sempat mengintip jendela rumah Pak Sarto, tempat motor diparkir, dan langsung beraksi,” katanya.
“Saat itu saya langsung teriak maling dan hendak mengejar pelaku. Tapi saya mundur karena pelaku lainnya mengeluarkan senjata api dan menodongkan senjatanya ke arah saya,” tambahnya.
Beberapa saat kemudian warga lainnya, yaitu Sukis dan Selamet, turut mengejar pelaku dan sempat melempar pelaku dengan batangan bambu sehingga pelaku gagal membawa kabur sepeda motor tersebut. “Saya sempat lempar dengan bambu, tapi ndak kena, mereka kemudian kabur ke arah Bandar Lampung. Kami ini sudah resah banget mas, Mereka betul-betul membuat resah warga Sabah Balau. Kami mohon polisi turun tangan memburu kawanan pelaku. Aksi mereka semakin nekat, bahkan dilakukan siang bolong,” ujar Sukis.
Informasi warga sejak Mei-September 2024, sudah ada sekitar tujuh motor di Desa Sabah Balau yang hilang digasak pencuri motor. Mereka beraksi dengan cara membobol rumah. “Ngeri mas, sekarang penjahatnya makin berani, mungkin karena tidak ada yang tertangkap. Sejak 5 bulan ini saja sudah ada 7 motor yang diambil maling,” ujar Sarto, warga Dusun III.
Terkahir kemarin Sabtu 14 September 2024 dini hari, para pelaku membobol rumah milik Mujiono (57) di Dusun II Kedaton 7 Timur, Desa Sabah Balau dan berhasil membawa kabur tiga unit sepeda motor sekaligus. Pada kisaran Bulan Juli penjahat juga menyikat 2 unit sepeda motor Revo Absolut dan Supra Fit dari rumah Sumardi (60) di Dusun 3; motor Beat milik Herman dan motor Vario milik Tarmizi (Dusun II). Dan sekitar bulan Mei – Juni, komplotan maling menggasak motor Beat milik Mbah Pando yang terparkir di depan rumah. (Red)