
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Detik-detik kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di perlintasan kereta api Kampung Baru Unila pada Jumat, 30 Agustus 2024 sore lalu terekam CCTV warga. Dalam video berdurasi sekitar 1 menit yang diterima sinarlampung.co terlihat lalu lalang kendaran bermotor menyebrang diperlintasan tersebut.
Menurut salah satu sumber, rekaman CCTV sewaktu insiden beredar di kalangan warga Kampung Baru. “Video detik-detik kecelakaan itu terekam CCTV salah satu rumah warga dekat perlintasan kereta api dan sempat beredar di warga Kampung Baru,” kata Bung Vi sapaan akrabnya, Senin, 2 September 2024.
Baca: Dikemudikan Wanita, Mobil Brio Ringsek Ditabrak Kereta Api Hingga Terpental 20 Meter di Kampung Baru
Dalam rekaman itu, terlihat mobil Honda Brio warna merah bernopol B 2607 SEJ yang ditumpangi Regita Cicilia Maharani dan Ali Akbar melintas dari arah Jalan Bumi Manti kearah perlintasan kereta api dengan kondisi palang pintu yang belum tertutup. Saat mobil tersebut telah masuk di perlintasan, terekam empat kendaraan bermotor berhasil melintas yang tak berselang lama disusul kepulan asap yang diduga akibat hantaman antara gerbong kereta api ekpress dengan mobil tersebut.
“Banyak yang melihat saat mobil itu lewat menerobos palang pintu tidak tertutup dan dalam CCTV juga terekam ngga ada palang pintu yang turun. Kalau ada pasti terekam dan posisinya di tempat motor yang berhenti setelah menyebrang dari perlintasan kereta api,” ujarnya.
Lanjut Bung Vi, warga sekitar dan pengendara yang menyaksikan kejadian tersebut langsung membantu mengevakuasi korban dari dalam mobil untuk diberikan pertolongan medis.
“Sepengetahuan orang sini (Kampung Baru red) sudah sekitar 1 tahun lebih palang pintu perlintasan kereta api itu dikeluhkan karena palang pintu yang depan masjid itu telah patah dan hanya tersisa sekitar 2 meter. Kemudian palang pintu yang berada dalam rekaman CCTV tepat depan pos itu terkadang error, sehingga palang pintu terkadang tidak tertutup,” ungkapnya.
Baca: Sopir Brio Merah Selegram Hijab Mahasiswa Nerobos Pintu Perlintasan Kereta Api Akhirnya Wafat
Hal senada juga turut disampaikan salah satu warga yang enggan menyebut namanya, menurutnya selama sekitar 1 tahun lebih warga tidak hanya mengeluhkan palang pintu yang rusak dan suka error hingga terkadang jika ada kereta lewat palang pintu tidak tertutup.
“Sampai adanya insiden kemarin yang memakan korban itu, belum juga ada tindakan dari pihak terkait. Bahkan selama ini hanya kabarnya saja sudah dilaporkan namun tidak ada tindakan lanjutnya,” tuturnya.
Diketahui, insiden tersebut menyebabkan wafatnya Regita Cicilia Maharani saat sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Advent, Bandar Lampung. Sedangkan rekannya Ali Akbar yang duduk di kursi penumpang hingga saat ini masih kritis. (*)