
Bandar Lampung, sinarlampung.co – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung, Marindo Kurniawan, melantik dan mengambil sumpah/janji sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Pelantikan berlangsung di Balai Keratun Lantai III, Kompleks Kantor Gubernur Lampung, Kamis (3/9/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Lampung Nomor 800.1.3.3/3041/VI.04/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan dan Pemberhentian Pegawai Negeri Sipil Dalam dan dari Jabatan Administrator dan Jabatan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Lampung yang disampaikan Marindo, para pejabat yang baru dilantik diminta tidak sekadar menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi mampu menghasilkan kinerja yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Gubernur menegaskan, besarnya potensi Lampung membutuhkan aparatur yang kompeten, berintegritas dan memiliki etos kerja tinggi.
“Provinsi Lampung dianugerahi potensi daerah yang luar biasa besar, mulai dari sektor pertanian, pariwisata, kelautan, hingga kekayaan alam lainnya. Namun, potensi tersebut tidak akan pernah menjadi kesejahteraan bagi rakyat jika tidak dikelola oleh aparatur yang kompeten, berintegritas, dan mau bekerja keras,” ujar Gubernur.
Ia meminta pejabat yang baru dilantik memfokuskan energi dan pikiran pada program, kebijakan serta pengelolaan anggaran yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Fokuskan energi dan pikiran Saudara agar setiap kebijakan dan program serta anggaran yang Saudara kelola benar-benar dirasakan dampak dan manfaatnya oleh masyarakat luas. Jangan sampai ada masyarakat yang mengeluhkan lambatnya respons pemerintah terhadap isu-isu krusial di sekitarnya,” tegasnya.
Menurut Gubernur, mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari upaya meningkatkan sekaligus mempercepat kinerja organisasi. Proses tersebut, kata dia, dilakukan dengan mengedepankan prinsip meritokrasi dan evaluasi yang terukur.
Para pejabat juga diingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi dalam struktur pemerintahan, melainkan amanah dan bentuk kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan.
Karena itu, Gubernur meminta pejabat yang mendapat amanah baru bekerja dengan penuh tanggung jawab, semangat serta komitmen menghadirkan perbaikan.
Ia juga mendorong aparatur untuk berpikir inovatif, menciptakan terobosan dan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar persoalan masyarakat dapat ditangani lebih cepat dan efektif.
“Pastikan kehadiran pemerintah selalu membawa solusi atas permasalahan yang ada di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.
Gubernur mengakui tugas para pejabat di lapangan tidak ringan. Dinamika, berbagai tantangan hingga kelelahan dalam menjalankan tugas disebut sebagai bagian dari proses pengabdian.
Namun, kondisi tersebut diminta tidak menjadi alasan untuk berhenti berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik.
“Jangan pernah ragu untuk melangkah dan jangan pernah lelah untuk berinovasi. Jadikan setiap tetes keringat, pemikiran, dan dedikasi Saudara sebagai jejak pengabdian yang akan dikenang sejarah, serta menjadi amal ibadah yang tak ternilai di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya.
Gubernur berharap pejabat yang baru dilantik mampu menjadi motor penggerak pembangunan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan Pemprov Lampung.
“Mari bersama-sama rapatkan barisan dan buktikan bahwa Saudara-saudara adalah motor penggerak pembangunan kebanggaan masyarakat Lampung,” tegasnya.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menyampaikan selamat bertugas kepada seluruh pejabat yang dilantik.
Ia kembali mengingatkan agar jabatan yang diemban dipandang sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, masyarakat dan Tuhan Yang Maha Esa. (Rls)