
Bandar Lampung-Pasangan beruang madu di taman konservasi Lembah Hijau indukan betina bernama Pretty dan jantan bernama Wiro, melahirkan dua ekor bayi beruang madu sekaligus. Kelahiran dua anakan beruang madu sekaligus ini jarang terjadi alias langka.
Paramedis Vaterinar Lembaga Konservasi (LK) Lembah Hijau Lampung, Rasyid Ibransyah S.KH mengatakan dua ekor bayi beruang madu itu lahir pada 4 April 2023 lalu.
Bayi beruang madu yang pertama lahir pada sekitar pukul 14.30 WIB, disusul 1,5 jam kemudian lahir bayi yang kedua sekitar pukul 16.00 WIB.
“Pretty dan Wiro terakhir terpantau kawin pada tahun 2022 lalu dan melahirkan pada 4 April 2023 dengan jumlah anakan dua ekor,” kata Rasyid, di Taman Satwa Lembah Hijau Lampung, Rabu 31 Mei 2023.
Rasyid menjelaskan kedua beruang madu ini Pretty dan Wiro adalah satwa titipan dari BKSDA Bengkulu melalui seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu.
“Kelahiran dua ekor bayi beruang madu sekaligus ini terbilang sangat jarang terjadi dan langka. Untuk di Indonesia, berdasarkan informasi yang kami dapat dari kolega kami di Bali, belum ada beruang madu yang melahirkan dua anak sekaligus. Jadi ini termasuk langka,” kata Rasyid.
Rasyid menambahkan dalam kurun waktu dua tahun terakhir, beruang madu di Lembah Hijau Lampung sudah empat kali melahirkan dari 4 indukan yang berbeda dengan jumlah anakan sebanyak 5 ekor.
“Selama dua tahun terakhir ini, Lembah Hijau telah berhasil mengembangbiakan 4 indukan beruang madu yang berbeda dengan jumlah anak 5 ekor,” ujarnya.
Lahir Normal dan Sehat
Dokter Hewan Lembah Hijau Lampung, drh. Allyndria menyebutkan dua bayi beruang madu tersebut lahir dengan normal dan dalam kondisi sehat.
“Untuk proses kelahiran normal. Indukan dan dua anakan beruang madu juga saat ini dalam kondisi sehat. Sebelum melahirkan, kami sudah siapkan kandang breeding agar indukan dapat merasa aman dan nyaman ketika melahirkan,” Katanya.
Allyndria menambahkan untuk saat ini belum diketahui jenis kelamin dua bayi beruang madu tersebut. Dan dua anakan beruang madu itu akan terlebih dahulu ditempatkan di kandang breeding selama sekitar 1,5 tahun hingga nantinya bisa mencari makan dan bersosialisasi dengan beruang lainnya.
Kabar Baik Bagi Dunia Konervasi
Lahirnya dua bayi beruang madu di Lembah Hijau Lampung ini dinilai merupakan kabar baik bagi dunia konservasi karena semakin bertambahnya populasi satwa dilindungi ini.
“Ini kabar baik, sangat baik, dengan adanya kelahiran beruang madu di Lembah Hijau ini,” kata Kepala Seksi Wilayah III BKSDA Bengkulu-Lampung Joko Susilo.
Menurut Joko sejauh ini pihaknya belum mendengar adanya kelahiran beruang madu di alam. Bahkan, di Lembaga Konservasi (LK) pun kelahiran beruang madu ini terbilang cukup jarang.
Joko mengapresiasi pihak Lembaga Konservasi Lembah Hijau Lampung yang telah menunjukkan keseriusannya dalam hal pengembangbiakan satwa.
“Kelahiran dua bayi beruang madu di Lembah Hijau ini merupakan sebuah keberhasilan. Lembah hijau tidak hanya sekadar mengeoleksi satwa, tapi telah berhasil mengembangbiakan. Bahkan, kelahiran beruang madu ini kan yang keempat, dan ini lahir dua ekor lagi,” kata Joko.
“Kita apresiasi keseriusan LK Lembah Hijau selaku mitra BKSDA. Ini (kelahiran dua bayi beruang madu) luar biasa,” tambahnya. (Red)