
Bandar Lampung (SL)-Polda Lampung menjatuhkan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) alias pemecatan kepada oknum anggota Polsek Jabung, Polres Lampung Timur Bripka Riki Agus Muzakir, yang terbukti terlibat aksi pencurian motor (Curanmor,red) di salah satu rumah kos diwilayah Kedaton, Bandar Lampung, waktu lalu.
“Oknum anggota Polres Lampung Timur, pangkat Bripka RAM terbukti melanggar Kode Etik Profesi Polri,” kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad, dalam keterangan pers kepada wartawan di Bandar Lampung.
Menurut Pandra, sanksi PTDH terhadap Riki dijatuhkan pada sidang etik di Polda Lampung, Rabu 8 Maret 2023. Dia resmi dipecat setelah berkomplot dengan tiga rekannya mencuri motor anak kos. “Perbuatan RAM tersebut merupakan perbuatan tercela,” katanya.
Menurut Pandra, oknum Bripka RAM terbukti melanggar Pasal 5 huruf b dan Pasal 8 huruf c ke-1 Perpol Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri. Kemudian juga melanggar Pasal 13 ayat (1) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pemberhentian Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.
“Selain perbuatan tercela, ulah Bripka RAM telah mencoreng nama baik institusi Polri. Untuk itu Komisi sidang etik Profesi Polri mengambil keputusan Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) sebagai anggota Polri. Dan Kapolda Lampung Irjen Akhmad Wiyagus selalu mengingatkan semua anggota Polda Lampung bahwa ada sanksi tegas bagi yang terbukti melakukan perbuatan pidana,” katanya.
Sebelumnya, Bripka RAM, oknum polisi yang bertugas di Polsek Jabung, Polres Lampung Timur itu terlibat aksi pencurian kendaraan bermotor di wilayah Bandar Lampung pada Rabu 15 Februari 2023 lalu. Peristiwa pencurian sepeda motor itu sempat menghebohkan warga.
Bripka RAM ketahuan lantaran motor dikemudikannya terjatuh, dan tasnya tertinggal. Dan saat diperiksa, dalam tas tersebut berisi atribut kepolisian berupa pakaian dinas bertuliskan oknum polisi berinisial Bripka RAM, kartu anggota, tiga buah topi polisi, senjata tajam, kartu ATM dan sejumlah dokumen kepolisian.Bahkan RAM sempat mendatangi lokasi kejadian untuk mengambil tasnya. Namun di tolak warga. (Red)