
Bandar Lampung (SL)-Polres Kota Metro meminta warga Kota Metro tidak panik terkait beredarnya kabar dugaan percobaan penculikan di Kota Metro, yang beberapa hari terakhir ramai diberitakan media. Aparat kepolisian di Kota Metro masih melakukan penyelidikan atas dugaan tersebut, dan mencari pelaku. Dar hasil penyelidikan tidak ditemukan indikasi penculikan yang meresahkan, akan hanya ada insiden yang kemudian dianggap percobaan penculikan.
“Kita terus menggiatkan patroli, dan tidak ada itu penculikan. Kamtibmas di Kota Metro tetap kondusip. Sehingga kita berharap tidak menjadikan ketakutan yang berlebihan. Karena kasus perkasus kita selidiki, dan bukan kasus penculikan seperti yang marak di media sosial. Indikasi indikasi lain banyak, sehingga kita berharap tidak langsung mudah terprovokasi dengan isu-isu yang cenderung merugikan masyarakat,” kata Kapolres Metro, AKBP Yuni Iswandari Yuyun, didampingi Kasat Reskrim AKP Firmsayah, Senin 6 Juni 2022.
AKP Firmasyah mengatakan anggotanya terus tengah menyelidiki keberadaan pelaku dan menjaga sejumlah sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan aksi meresahkan tersebut. “Upaya untuk melacak itu terus dilakukan. Tim bergerak termasuk unit PPA sudah mengambil langkah-langkah. Dan hingga kini pihak belum menerima laporan, ancaman penculikan, termasuk korban yang sempat ramai menjadi objek percobaan penculikan,” katanya.
Kasat berjani akan menindaklanjuti aksi dugaan percobaan penculikan yang menghantui masyarakat. Terlebih, dengan terbitnya surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang meminta tiap kepala sekolah negeri dan swasta menjaga anak-anak di sekolah masing-masing. “Kewaspadaan kita semua, termasuk masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga putra-putrinya. Termasuk kita curigai pola pola yang sengaja membuat gaduh, dan menimbulakan ketakutan ditengah masyarakat,” katanya.
Menurut Firmansyah, Kepolisian juga mendukung upaya pemeritahan Kota Metro, yang sedang berupaya meraih gelar predikat kota layak anak (KLA). “Jadi, mari kita sama sama, menjada Kamtibmas, juga mendukung program pemerintah. Karena kebijakan Polres Metro siap menjamin keamanan dan sahabat Kamtibmas masyarakat. Kota aman, nyaman, sehingga Kota Pendidikan tidak cepat terpengarih hoax, dan provokatif yang menyesatkan,” katanya.
Polresta Kota Metro juga mengimbau masyarakat terus berkoordinasi dengan kepolisian, melaporkan jika terjadi gangguan Kamtibmas, dan melaporkan orang-orang yang dicurigai. βKita juga mengajak media untuk bijak dan profesional, sehingga tidak menjadi pemicu keresahan di masyarakat. Segera laporkan kepada kepolisian terdekat, jika ada ganguan Kamtibmas, dan orang orang yang mencurigakan,” katanya. (Red)