
Tanggamus (SL)-Sedang asik memancing, Raditya (10), pelajar kelas tiga Sekolah Dasar (SD) diserang ular sanca kembang. Ular yang dipekirakan panjang hampir tiga meter itu langsung melilit tubuh bocah malang itu di pinggiran anak sungai Genteng Keras, Dusun Keramat Jati, Pekon Air Kubang, Kecamatan Air Naningan, Tanggamus, Sabtu 5 Juni 2021 sore.
Radit berhasil di selamatkan warga, yang cepat datang ke lokasi kejadian. Radit dililit dan sudah tercebur di sungai yang memang dangkal itu. Saat itu Raditya bersama rekannya, yang spontan berlari minta pertolongan warga.
Sebelum kejadian, Radit dan temannya asik memancing di tepi sungai dekat Batang Sawit. Tiba tiba dari atas batang sawit turun ular sanca yang langsung menggigit kaki Radit, dan pangsung melilit. Melihat itu, temannya berlari ketakukan sambil teriak memanggil warga.
Widi, yang kebetulan teman ayahnya mendengar suara bocah berlari teriak minta tolong lalu menghampiri bocah itu, dan mengatakan temannya di mangsa ular.
“Saya melihat bocah berlari sambil berteriak-teriak minta tolong dan saya hampiri ternyata bocah tersebut ngomong temannya dililit ular. Spontan saya berlari kearah kejadian, dan ternyata benar ada bocah yang sedang diilit ular sanca,” kata Widi, kepada Wartawan.
Saat itu, kata Widi, dia spontan berhasil memegang bagian kepala ular itu, dan melepaskan lilitan dari tubuh bocah tersebut. “Beruntung kepala ular langsung kepegang. Panjangnya sekitar 380cm lah, ” katanya.
Menurut Widi, dari cerita mereka berdua sedang memancing. Tiba-tiba dari pohon sawit keluar ular tersebut dan langsung mengigit dan melilit Radit. Sememtara temannya yang ketakutan langsung berlari meminta pertolongan.
“Anak-anak itu anak tetangga saya di Dusun Keramat Jati, Pekon Air Kubang. Ini pelajaran berharga bagi anak-anak anak lainnya, dan orang tua. Agar jika memancing di sungai jangan senditian. Minimal ditemani orang dewasa atau orang tua. Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. (Red)