
Tulang Bawang (SL)-Posko penanganan Covid-19 di Pasar Unit 2 Kampung Dwi Warga Tunggal Jaya, Kecamatan Banjar Agung, kini tanpa aktifitas, Posko takberpenghuni alias kosong tanpa ada petugas, Selasa 8 September 2020. Padahal, saat ini pemerintah sedang serius melakukan penanganan penyebaran Covid-19.
Salah seorang warga, Abdu (56) mengatakan kekosongan posko penanganan virus corona (covid 19) itu terjadi sejak Juli 2020 lalu. “Tapi saya amsih sering dapat himbauan melalui pesan singkat ataupun selebaran tentang, patuhi protap kesehatan, memakai masker, jaga jarak dan rutin mencuci tangan,” kaata Abdu, tak jauh dari Posko.
Senada Abdu, Eri Sugiran (62) mengatakan, dirinya sangat mengkhawatirkan penyebaran virus berbahaya tersebut, mengingat daerah tempat tinggalnya berdekatan dengan pasar unit 2, yang merupakan pertemuan dari berbagai kalangan maupun kegiatan ekonomi masyarakat dua kabupaten berstatus zona merah.
“Pasar unit 2 ini diapit oleh dua kabupaten tetangga yakni, Tulang Bawang barat dan Mesuji keduanya saat ini diketahui merupakan zona Orange untuk virus covid 19 atau corona,” katanya.
Dirinya menambahkan, meskipun terdapat posko penanganan virus corona (covid 19) di wilayah pasar unit 2, namun sejak beberapa bulan lalu tepatnya Juli 2020 posko tersebut tidak memiliki fungsi seperti sebelumnya. “Hingga saat ini, posko tersebut hanya sebatas bangunan kosong tanpa fungsi maupun aktivitas layaknya posko penanganan penyebaran virus berbahaya corona ini,” katanya.
Posko penanganan penyebaran virus corona (covid 19) di wilayah kabupaten Tulang Bawang terdapat empat titik yakmi, Posko perbatasan di jalan Pahlawan Kecamatan Menggala, Jalan Lintas Timur depan Pasar Tradisional Menggala, Posko unit 2 Pasar unit 2 Banjar Agung dan Posko Lambu Kibang atau unit 6. “Dan kesemuanya kini kosong tanpa petugas dan aktifitas penjagaan sesuai standar kesehatan memadai. (Junai/Mardi)