
Lampung Utara (SL)-Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Lampung Utara Gelar Aksi Solidaritas mengecam kekerasan yang menimpa umat muslim Uighur di Xinjiang, Senin (30/12/2019). Aksi solidaritas yang dilakukan ratusan aktivis muda di mulai dari Tugu Payan emas dan Pemkab Lampung Utara.
Pada aksi tersebut M Dede Saptadi Putra selaku kabid hikmah/advokasi mengatakan aksi turun kejalan untuk menyampaikan beberapa poin terkait kekerasan yang dialami oleh umat muslim Uighur di Xinjiang. Adapun poin yang disampaikan dalam aksi tersebut adalah
1. Mendesak kepada pemerintah Tiongkok untuk lebih terbuka dalam memberikan informasi dan akses masyarakat internasional mengenai kebijakan di Xinjiang dan muslim Uighur
2. Mendesak kepada Perserikatan bangsa bangsa untuk mengeluarkan resolusi terkait pelanggaran Ham atas muslim Uighur
3. mendesak kepada pemerintah Indonesia agar menindaklanjuti arus aspirasi untuk umat Islam dan bersikap lebih tegas untuk menghentikan segala bentuk pelanggaran Ham di Xinjiang sesuai amanat UUD 1945 dan politik luar negeri yang bebas aktif. Pemerintah hendaknya lebih aktif menggunakan peran sebagai anggota OKI dan anggota tidak tetap Dewan keamanan PBB untuk menggalang diplomasi agar dihentikan pelanggaran Ham di Xinjiang China
4. Menghimbau umat Islam agar menyikapi masalah pelanggaran HAM di Xinjiang dengan penuh kearifan, rasional, damai dan tetap memelihara ukhuwah islamiah dan persatuan bangsa
5. Meminta kepada pemerintah daerah kabupaten Lampung Utara untuk menyampaikan ke dewan HAM PBB melalui perwakilan RI agar menghentikan segala bentuk pelanggaran HAM pada etnis Muslim Uighur dan segala bebaskan muslim Uighur di Xinjiang China. (ardi)