
Bone (SL)-Seorang mahasiswi IAIN Bone, ditemukan tewas berlumuran darah, disampingi ada bayi orok yang diduga baru dilahirkan, di kamar kosnya, di Jalan Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) Minggu malam, (17/11/2019), sekira pukul 21.00 WITA.

Korban ND (21), adalah mahasiswi IAIN Bone semester 5 jurusan Pendidikan Agama Islam, dia ditemukan tergeletak bersimbah darah bersama bayinya yang selamat. Jasad Nd, ditemukan oleh Kamaruddin ayahnya sendiri. Saat itu, Kamaruddin yang berada di kampung, di Desa Waji Kecamatan Tellu Siattinge Kabupaten Bone menelepon putrinya berkali-kali namun tak diangkat.
Karena khawatir, dia pun mendatangi kost putrinya yang terletak di Watampone, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo sekitar pukul 18.30 WITA. Kost putrinya itu berada di lantai tiga dan terkunci. Saat Kamaruddin mengetuk-ketuk pintu kamar dan tak dibuka, dia pun memilih mendobrak pintu tersebut.
Kamaruddin, saat melihat jasad putrinya di dalam kamar kos dengan kondisi berlumuran darah, dan sudah meninggal dunia. Sementara seorang bayi laki-laki dalam keadaan hidup. Kamaruddin menghubungi kepolisian untuk dibawa ke rumah sakit dan diotopsi. Bayi NL yang ditemukan hidup dan masih dirawat di Rumah Sakit.
Kamaruddin dan Kepolisian Resort menduga, kematian NL akibat melahirkan bayi dari hasil hubungan gelap. Humas RSUD Tenriawaru Bone Ramli mengungkapkan dari hasil pemeriksaan dokter, korban diduga meninggal karena kehabisan darah saat melahirkan tanpa melalui proses yang benar. โKorban diperkirakan meninggal sudah seharian. Karena kondisinya sudah membengkak dan lebam tapi itu biasa kalau mayat, dan darah yang ada di tubuhnya sudah mengering,โ ungkap Ramli dilangsir boneposcom,
Sementara Polisi masih mencari pria yang diduga menghamili NL (21). Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Moh Pahrun mengatakan, penemuan mayat pertama kali oleh ayahnya sendiri. Korban diduga meninggal dunia karena pendarahan usai melahirkan di dalam kamar kosnya.
“Menurut ayahnya, mulanya ia menelepon putrinya itu berulang kali tapi tak kunjung diangkat. Sehingga karena merasa khawatir, ayahnya pun berinisiatif mengunjungi di rumah kos putrinya dan menemukan NL sudah tak bernyawa kondisi bersimbah darah di dalam kamar indekosnya,” kata Pahrun, Senin (18/11/2019).
Pahrun menerangkan korban ini diduga tengah hamil di luar nikah atau hasil hubungan gelap. NL selama ini tidak pernah memberitahukan kehamilannya tersebut kepada kedua orangtuanya. “Iya betul, hamil di luar nikah atau hasil hubungan gelap. Jenazah almarhum telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan. Sementara itu, untuk bayi yang baru dilahirkannya selamat dan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Tenriawaru,” katanya. (red/net)