
Sragen (SL)-Bos pengusaha gilingan padi tabrak lari anggota Intel Polsek Masaran hingga tewas, Kamis (15/11/2019) pukul 11.30 WIB. Pelaku tabrak lari adalah Joko Pitoyo, yang menyerahkan diri, satu hari kemudian. Bripka Kurniawan, warga Sumber Rejeki RT 40, Sidodadi, Masaran, Sragen tewas dalam kecelakaan di jalan raya Gronong-Sidodadi, tepatnya di Dukuh Driyan, Sidodadi, Masaran, Sragen.
Korban dalam perjalanan menuju kantor Polsek Masaran dengan Honda Beat AD-6411-DIC, bertabrakan dengan pengendara motor dari lawan arah. Nahas, pelaku langsung kabur balik kanan seusai menabrak. Sementara, Bripka Kurniawan yang mengalami luka parah akhirnya meninggal dunia sesampai di RSUD
Pelaku kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Polsek Masaran, adalah Joko Pitoyo (45). Pria yang kemudian diketahui sebagai pelaku tabrak lari itu ternyata dikenal sebagai seorang pengusaha. Pria asal Dukuh Kemangi RT 4/2, Desa Wonokerso, Kedawung, Sragen itu diketahui berprofesi seorang pengusaha beras.
Menurut keterangan warga, yang bersangkutan juga memiliki usaha penggilingan padi di wilayahnya. “Dia kerjanya swasta, punya usaha di bidang penggilingan padi,” papar Anang, salah satu warga Wonokerso, Kedawung, Sragen, Minggu (17/11/2019).
Di mata warga, menurutnya Joko selama ini yang bersangkutan dikenal baik. “Kalau orangnya di masyarakat baik,” terangnya. Joko kini diamankan di Mapolres setelah menyerahkan diri ke Polres Sragen, Jumat (15/11/2019) malam.  Pria paruh baya itu bahkan sempat dihadirkan dalam rekonstruksi yang digelar di lokasi kecelakaan, Sabtu (16/11/2019).
Kapolres AKBP Yimmy Kurniawan membenarkan pelaku tabrak lari yang merenggut nyawa Anggota Bintara Unit Intelkam Polsek Masaran itu. Bahwa pelaku sudah diamankan dan masih dalam pemeriksaan. “Sudah (diamankan) Mas. Saat ini lagi dalam pendalaman,” ujar Kapolres Sragen, Sabtu (16/11/2019).
Yimmy menyebut pelaku berinisial J-P, warga Kecamatan Kedawung, Sragen. Namun pihaknya belum dapat memberi keterangan lebih jelas, karena saat ini sedang dalam proses pendalaman. “Kejadian dan lain-lain, masih dalam pendalaman kami,” ujarnya singkat. (Red)