
Bandar Lampung (SL)-Sepekan Tim Basarnas melakukan pencarian tiga Warga Negara Asinng (WNA) yang hilang saat menyelam Pulau Sangiang, Selat Sunda, tak membuahkan hasil. Akhirnay satu jasad terduka salah satu WNA, ditemukan nelayan Pekon Kota Jawa, Kecamatan Bangkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), terapung di tengah laut perairan pelabuhan Kota Jawa, sekitar pukul 06.00 WIB, delapan mil dari garis pantai, Senin (11/11).

Baca: Pencarian Tiga Warga Asing Hilang Menyelam Nihil, Satu Diantaranya PO Manager PT Wuling
Dari ciri ciri mayat, yang masih lengkap dengan seragaam selam, tanpa tabung itu, dipastikan adalah salah satu dari tiga WNA yang sedang dicari Basarnas. Pembina nelayan Pekon Kota Jawa, Ciliang, mengatakan bahwa mayat tanpa identitas itu pertama kali ditemukan oleh Anwar, nelayan binaannya, saat berada ditengah laut untuk mencari ikan atau sekitar delapan mil dari bibir pantai.
Saat mengetahui adanya mayat yang mengapung ditengah laut. Nelayan tersebut langsung menghubungi dirinya. “Saat itu saya langsung dihubungi oleh nelayan tesebut dan saya bersama tiga nelayan lainnya langsung menuju ke lokasi penemuan mayat tersebut,” katanya.
Dijelaskan, pihaknya ketika itu juga langsung melaporkan ke Polsek setempat dan pihak terait lainnya. Sedangkan, evakuasi dilakukan oleh empat orang termasuk dirinya. Karena dikhawatirkan saat dilakukan pengangkatan jenazah ke perahu tersebut tidak kuat. “Mayat tersebut ditemukan masih mengenakan pakaian selam lengkap (Snorkling) baik sepatu katak, baju selam dan lainnya. terkecuali tabung oksigennya tidak ada,” jelasnya.
Sedangkan, kondisi badan mayat tanpa identitas itu sudah membengkak baik di bagian perut maupun wajah. Setelah dievakuasi dari laut menuju pinggiran pantai, mayat tersebut juga langsung dibawa menuju ke Puskesmas Bengkunatbelimbing. “Saya menduga mayat tanpa identitas itu bukan warga indonesia, melainkan Warga Negara Asing (WNA),” katanya.
Dilihat dari postur badannya yakni tinggi besar, mereka meyakini bahwa mayat tanpa identitas itu merupakan salah satu korban tenggelam yang hilang saat melakukan penyelaman di sekitar Pantai Sangiang, Kabupaten Serang, Banten belum lama ini. “Kita yakin mayat yang ditemukan ini salah satu warga Tiongkok, yang menjadi korban tenggelam di pantai Sangiang, Kabupaten Serang, yang kini juga masih dalam pencarian,” jelasnya.
Sementara Basarnas mengakui penemuan penyelam di Bengkunat, Pesisir Barat, Lampung, merupakan warga negara asing (WNA) yang hilang saat menyelam di Pulau Sangiang, Selat Sunda, Banten, Minggu (3/11/2019). Namun Basarnas belum dapat menyebutkan nama korban tersebut karena harus menunggu pemeriksaan Tim DVI Polri.
“Nanti bakal ada konfrensi pers dari Plt.Deputi Operasi SAR Brigjen TNI (Mar) Bambang Suryo Aji di ruang VIP Bandara Halim Perdanakusuma terkait penemuan salah satu korban penyelam WNA asal China dan Singapura yang diperkirakan tiba dengan menggunakan Helikopter Basarnas pada pukul 15.20,” kata Kepala Sub Bagian Hubungan Antar Media Basarnas, Yusuf Latif
Tim SAR Gabungan terbang ke Lampung menggunakan helikopter menjemput jasad WNA tersebut. Jasad diperiksa di Puskesmas Bengkunat dan setelah pemeriksaan sejumlah saksi, selanjutnya jasad diterbangkan ke Jakarta untuk pemeriksaan di Tim DVI di RS Kramat Jati, Jakarta Timur.
Sebelumnya, hingga hari keenam pencarian tiga warga negara asing (WNA) sejak dinyatakan hilang di perairan Pulau Sangiang, Selat Sunda, Minggu (2/11/2019), diperluas hingga ke Lampung hingga 1.800 nautical mile (NM). Ketiga WNA itu, dua di antaranya berkebangsaan China yakni Qin Xue Tao (Project Officer Manajer PT Wuling Motor Indonesia) dan Tian Yu dan satu berkebangsaan Singapura yakni Wan Bzng Yang. (red)