
Bandar Lampung (SL)-Kelangkaan BBM jenis premium terjadi di seluruh Pertamina SPBU Kota Bandar Lampung, diduga akibat ulah pengepul cor BBM di SPBU. Sementara SPBU hanya membuka beberpa jam antriam Premium kemudiha dinyatakan habis. Penyururan wartawan banyak oknum pengawas SPBU mengambil keuntungan dengan melakukan aktifitas pengecoran BBM premium dan tanpa tersentuh hukum .
Kamis sekitar pukul 21.00 WIB, tim media menemukna adanya oknum pengawas SPBU 24.35193, di Jalan ZA Pagar Alam, Raja Basa, melakukan aktifitas cor premium dengan kendaraan jenis GranMax yang diduga memiliki penampungan 2 bak tempu berkapasitas sekitar 2 ton, dan aktifitas itu rutin setipa malam, diluar jam opersaional SPBU.
Dari informasi yang didapat awak media aktifitas pengecoran di SPBU 24.45193 itu dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB agar tidak terhendus aparat, dan suana penerangan telah di padamkan agar tidak terlihat adanya kendaraan di dalam area mesin pengisian BBM dan pagar penutup SPBU tertutup. Pihak SPBU saat akan dikomfirmasi sedang tidak ditempat. dan SPBU dalam keadaan tertutup.
Menangapi dugaan pengecoran BBM premium di SPBU 24.35193 yang berada di JL ZA Pagar Alam ,Raja basa pada Kamis malam 24/10/2019 ,pihak Pertamina akan lakukan pengecekan rekaman CCTV yang ada di SPBU 24.35193. Edwin Sabry selaku Sales Regional marketing Pertamina wilayah Bandar Lampung menyatakan akan segera lakukan pengecekan rekaman CCTV yang terdapat di SPBU 24.35193 Jalan ZA Pagar Alam Raja Basa. “Nanti kita cek dulu mas dari CCTV yang terdapat di SPBU 24.35193 benar atau tidaknya SPBU tersebut lakukan kegiatan pengecoran disaat SPBU telah tutup,” katanya melalui WhatsApp 26/10/2019.
Sementara saat dikonfirmasi dugaan adanya kendaraan jenis Grand Max yang berada di dalam areal SPBU diduga sedang menguras BBM jenis Premium salah satu pengawas SPBU 24.35193 tidak dapat berikan penjelasan dan meminta media untuk tunjukan photo kendaraannya. “Bisa tunjukan photo nya mas. Kalau emang ada kalau untuk kendaraan Grand Max itu saya tidak bisa kasih penjelasan saya minta photonya dulu geh mas mana,” kata pengawas saat di konfirmasi awak media diruang kerjanya . (Red)