
Bandar Lampung (SL)- Peserta Diksar maut UKM Cakrawala FISIP Unila yang menewaskan satu mahasiswa Aga Trias Tahta diduga dicekoki minuman keras saat berlangsungnya acara. Aga tewas dengan mencurigakan. Sementara beberapa mahasiswa lainnya juga sempat di rawat.
Baca: Kasus Kematian Mahasiswa Diksar UKM Cakrawala, Polisi Tahan 17 Tersangka Panitia
Informasi wartawan menyebutkan para peserta Diksar mengaku linglung usai kegiatan saat ditanyai kejadian yang menyebabkan Aga tewas. Peserta mengaku meminum minuman dengan rasa yang aneh. “Peserta diberi minuman racikan oleh panitia katanya supaya badan kuat seperti tolak angin dan bawang dicampur tapi rasanya aneh kata mereka,” kata sumber, di FISIP Unila, Sabtu 26 Oktober 2019, dilangsir lampost.co.
Dia menduga minuman tersebut juga sudah dicampur dengan miras beralkohol. “Mereka (peserta) jadi kayak orang linglung dan setelah diusut polisi juga ternyata ada miras di lokasi diksar kan?” ujarnya.
Sumber tersebut menceritakan ada pelaku utama dari 17 tersangka Diksar maut tersebut. Awalnya ke-17 tersangka panitia kompak tidak ingin mengungkapkan fakta sebenarnya atas dasar kekeluargaan dan solidaritas. “Tapi akhirnya ngaku semua karena si B ini sudah punya pengacara sendiri dan kayaknya mau cari aman,” kata dia.
Tersangka berinisial B sempat diingatkan panitia lainnya agar tidak berlebihan dalam memberikan ‘pelajaran’ terhadap para peserta diksar namun dijawab “Ya lo orang ini tau apa,” ujarnya menirukan tersangka B. (red)