
Bandar Lampung (SL)-Bupati Pringsewu Sujadi, selaku pimpinan daerah belum memberikan sanksi kepada dua oknum pejabat, oknum Kepala Dinas Ketahan Pangan inisial Tab, dan Ann, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB), Kabupaten Pringsewu, yang terlibat skandal dan foto syurnya viral di medsos.
Baca: Viral Foto Syur Oknum Kadis Dan Sekertaris Dinas di Pringsewu, Inspektorat Lapor Bupati
Kedua pejabat yang menghebohkan dan mencoreng jagad ASN Pringsewu dan masyarakat Lampung itu kini dikabarkan mengajukan pensiun dini, tanpa melalui proses penyidikan ASN. Penyusuran sinarlampung.com, kedua oknum pejabat yang sama sama sudah berkeluarga itu menjalin hubungan sejak mereka sama sama bertugas di wilayah Kabupaten Tanggamus.
Sang pria menjabat salah satu kepala Dinas, dan Ann sang wanita menjadi bawahannya. Lalu kemudian kedua mengajukan pindah dan menjalankan tugas di wilayah Kabupaten Pringsewu. Ann bersuami seorang dokter, yang namnya juga cukup terkenal di Pringsewu.
Kabar lain menyebutkan, foto syur kedua pasaangan skandal itu, kali pertama di sebar oleh sang pemeran wanita. Diduga tanpa sengaja atau motif lain, tiba tiba empat buah foto dan satu vidio, itu masuk di group whatshapp khusus pejabat dan ASN di Pemkab Pringsewu, sehingga dikethaui oleh Sekda, hingga Bupati dan Wakil Bupati.
Sekda itu, foto itu dengan cepat menyebar dan beredar ke masyarakat. “Seluruh pejabat di Pringsewu menyimpan foto dan katanya da satu vidionya juga,” kata sumber sinarlampung.com di Pringsewu. Kasus Kadis dan Sekertaris berlainan dinas itu adalah untuk kali kedua pejabat Pringsewu terlibat skandal. Sebelum, seorang pejabat juga viral bersama wanita muda dan cantik dalam vidio tiktok.
Heboh, foto syur oknum Kepada Dinas dan Sekertaris berlainan Dinas Kabupaten Pringsewu. Foto selfie tanpa busana berbagai pose itu viral dan menjadi bahan perbincangan ASN dan masyarakat di Lampung. Belum diketahui dari mana asal penyebar foto syur kedua pejabat dewasa itu.
Foto dua oknum ASN yang berpose setengah berpelukan dengan ditutupi handuk warna putih merupakan pejabat penting di dua Dinas terkait, foto lain fose sang pria yang tanpa busana berada di bagian belakang sang wanita, yang bergaya tengkurap santai, disebuah kamar hotel.
Dugaan menguat mengarah kepada Kepala Dinas Ketahan Pangan inisial Tab, dan Ann, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Pringsewu. Hingga kini kedua oknum pejabat itu tidak ada diruang kerjanya.
Kepala Inspektur Pringsewu Endang Budiati mengatakan kehadirannya di Dinas P3AP2KB adalah sebagai langkah antisipasi dan memberikan pemahaman tugas pokok dan fungsi sebagai seorang ASN. Kedua oknum pejabat ASN sudah ditindaklanjuti sesuai perintah pimpinan daerah. “Dan peraturan pemerintah republik Indonesia nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai negeri sipil”, ujarnya.
Menurut Endang, kedua oknum ASN dalam foto syur itu, sudah mengajukan cuti tidak masuk berkerja. “Dari hasil pembinaan tadi, didapatkan keterangan yang bersangkutan masih mengajukan cuti dan tidak hadir dalam acara tadi,” kata Endang Budiati, kepada wartawan, Jumat, (18/10/2019).
Endang Budiati menegaskan bahwa pemeran dalam foto syur itu sudah dilakukan pemagilan oleh pimpinan daerah. “Sudah direkomendasikan ke Pak Bupati untuk direkomendasikan, apakah sangsi disiplin ASN atau SP3,” katanya.
Sementara Kepala Dinas P3AP2KB, Nazri, saat dimintai keterangan soal foto bugil oknum sekretaris di dinasnya, dia enggan memberikan penjelasan. “Kan tadi sudah langsung disampaikan sama ibu Endang Budiati, sama aja, apa yang disampaikan tadi”, jawabannya.
Namun, ucapan Nazri cukup berbeda saat dirinya memberikan penjelasan kepaada pegawai ASN dan Staff di aula Dinas P3AP2KB. “Untuk pegawai ASN dan Staff yang sudah tahu dengan viralnya foto bugil tersebut cukup tahu aja, kalau yang belum punya jangan mencari tahu, sesudah selesainya acara ini jangan sampai bocor keluar lagi, cukup yang tahu diruangan ini saja”, katanya. (red)