
Bandar Lampung (SL)-Yayasan Pergerakan Pemulihan hadir di Lampung. Yayasan Pergerakan Pemulihan adalah Komunitas nirlaba yang menginspirasi dan memberdayakan pemulihan sebagai pilihan gaya hidup positif.
Yayasan Pergerakan Pemulihan yang berbasis di Bali ini telah mengadakan tur perjalanan Bali-Jawa-Sumatera yang dimulai sejak tanggal 22 September 2019 dan singgah di Lampung untuk mengadakan Launching dan Perkenalan dari Pergerakan Pemulihan yang dikemas dalam sebuah Event bertajuk Recovery is Sexy (Pemulihan itu Seksi) pada tanggal 28-29 September 2019.
Event ini diselenggarakan bekerjasama dengan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Rumah Rehabilitasi House of Serenity Lampung.
Acara ini dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama meliputi presentasi Launching Yayasan Pergerakan Pemulihan oleh ketua Yayasan Pergerakan Pemulihan, I Wayan Eka Sunya Antara, diikuti kegiatan Diskusi Bersama seputar Pemulihan dan makan siang bersama dalam kenyamanan yang ditawarkan di Café DeRosse Bandar Lampung.
Hari kedua diisi dengan kegiatan Fun Rally bersama komunitas mobil klasik setempat dan ditutup dengan barbecue dinner.
I Wayan selaku Ketua Pergerakan Pemulihan menjelaskan bahwa Yayasan Pergerakan Pemulihan bertujuan untuk memberikan informasi dan dukungan kepada individu, keluarga, dan komunitas mengenai masalah terkait penyalahgunaan narkoba.
Yayasan ini juga bercita-cita untuk memecahkan stigma dan kesalahpahaman tentang kecanduan dan pemulihan.
Yayasan Pergerakan Pemulihan yang mempunyai motto Jalani-NIkmati ini baru saja berdiri dan telah mulai berperan aktif dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Indonesia.
Yayasan ini mempunyai banyak agenda untuk mempromosikan pemulihan sebagai pilihan gaya hidup yang positif. Tahun depan Yayasan ini bahkan akan meluncurkan Pusat Sumber Daya Komunitas pertama di Denpasar Bali yang menawarkan manajemen kasus dan perencanaan pasca rehabilitasi dengan kegiatan-kegiatan yang produktif dan positif.
“Sekembalinya kami dari tur Sumatera dan Jawa, kami akan meluncurkan pusat baru pada bulan Januari 2020 yang menawarkan asesmen untuk individu dan keluarga dan akses ke layanan yang dibutuhkan,”. jelas I Wayan.
“Kami akan memiliki program rawat jalan 90 hari yang berfokus pada aftercare bagi orang-orang yang baru saja meninggalkan perawatan atau layanan lain dan memfasilitasi perencanaan pencegahan kambuh dengan individu dan keluarga.” katanya.
“Situs web kami sekarang secara resmi diluncurkan, di mana orang dapat melihat ke dalam kehidupan orang-orang dalam pemulihan melalui rekaman video dan kesaksian dan menemukan fasilitas rehabilitasi di seluruh Asia Tenggara,” tutur I Wayan.
“Kami menggunakan musik, berselancar, sepeda motor, seni dan subkultur untuk menjangkau mereka yang mungkin membutuhkan bantuan. Kami memiliki wawancara dengan band-band populer yang mendukung Gerakan Pemulihan,” lanjutnya.
“Kami memiliki bagian seni yang terus berkembang di mana orang dalam pemulihan telah mengirimkan karya mereka. Dan sekarang dengan senang hati mengumumkan Pergerakan Pemulihan (Movement of Recovery) sekarang menjadi yayasan yang sepenuhnya legal,” katanya.
Layanan informasi yang disediakan oleh Yayasan Pergerakan Pemulihan dapat diakses dengan mengklik laman www.movementofrecovery.org dimana di dalamnya terdapat informasi tentang lembaga-lembaga rehabilitasi pemerintah, rehabilitasi swasta, dan rehabilitasi berbasis komunitas yang ada di seluruh Indonesia yang dapat membantu masyarakat untuk mengatasi masalah penyalahgunaan narkoba.
Yayasan Pergerakan Pemulihan juga menyediakan layanan hotline untuk berkonsultasi tentang informasi seputar pemulihan.
Lebih jauh I Wayan menjelaskan, Kami akan terus menjalin jaringan dengan layanan lain yang memajukan kesejahteraan di Bali dan Indonesia dan memiliki informasi tentang layanan lain yang ditawarkan seperti HIV, layanan Rehabilitasi, medis dan kesehatan secara umum.
“Kami akan membuat Bank Makanan di suatu tempat dan menyumbangkan makanan menggunakan van kami untuk mendistribusikan makanan dan sumber daya ke daerah dan masyarakat yang membutuhkan. Kami melakukan ini selain untuk membantu mereka yang membutuhkan tetapi juga untuk menunjukkan bahwa pecandu bukanlah orang jahat dan kita semua dapat berubah,” ujarnya.
Dengan semangat ini, Pergerakan Pemulihan tergerak untuk menciptakan ruang yang mempromosikan pilihan gaya hidup yang positif, membuat para pecandu dan anak-anak turun dari jalan dan semakin meningkatkan kesejahteraan individu, keluarga dan komunitas di Bali dan di seluruh Indonesia.(jun)