
Pekan Baru (SL)-Lari dari razia, dan acungkan senjata api, terduga bandar narkoba, Yudi (35) warga Rumbai Kota Pekan Baru, tewas bersimbah darah di berondong pistol petugas Sabtu (7/9) pagi. Sementara rekan wanitanya Wela Herman (27) luka tembak di bagian tangan kanan. Peristiwa mirip film laga action itu terjadi di depan Pos Lantas Polsek Pangkalan, Pekan Baru.
Dari tangan kedua tersangka, disita barang bukti 1 unit mobil Honda Jazz BM-1516 SF, narkotika jenis sabu seberat 400 gram, dan Senpi jenis FN warna hitam tanpa peluru. Informasi di kepolisian menyebutkan saat itu tim gabungan Polsek Pangkalan dan Polres 50 Kota melakukan razia.
Mengutip laporan Propam Polres 50 Kota Iptu Togap Silalahi, menyebutkan penembakan tersangka bermula saat Sabtu pagi, anggota Sat Lantas bersama personil Polsek Pangkalan melakukan Razia Operasi Patuh, di wilayah hukum Polsek Pangkalan, tepatnya di depan Pos Lantas Polsek Pangkalan, yang dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Lantas Ipda Aprima Sural.
“Saat razia, petugas kemudian memberhentikan 1 unit mobil merk Honda Jazz warna putih No.Pol BM-1516-SF. Namun pengemudi mobil yang tengah bersama teman wanitanya, ternyata tidak mau berhenti justru mengacungkan Senpi dari dalam mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi,” ungkap Iptu Togap.
Mencurigai tindakan tersangka, Kanit Turjawali menghubungi Kanit SPKT Aipda Romi Paslah untuk melakukan Razia di depan Mako Polres bersama personil Reskrim, Narkoba dan Lantas, agar bisa menghentikan mobil tersangka.
Sekitar 1 jam kemudian, mobil yang dikemudikan tersangka kedapatan melaju di depan Mako Polres. “Karena sudah mendapatkan informasi awal dari petugas Polsek Pangkalan, petugas mencoba menghentikan mobil tersebut,” imbuh Ipda Togap.
Namun, tersangka tidak mau berhenti, tetapi justru menabrakkan mobilnya ke mobil yang ada di depannya. Tidak cukup sampai di situ, tersangka pun terlihat mengacungkan Senpi dari dalam mobil. Tidak ingin ambil resiko, petugas pun kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara, sambil memerintahkan tersangka keluar dari mobil.
Karena tersangka berkeras tidak mau turun dari mobil dan bahkan mengancam akan menembak, akhirnya petugas mengambil tindakan tegas menembak tersangka dan teman wanitanya. Dari mobil tersangka yang beralamat di Rumbai, Pekanbaru, Petugas mendapati barang bukti Narkotika jenis Sabu seberat kurang lebih 400 gr dan Senpi jenis FN warna hitam.
Yudi sempat menabrak mobil polisi yang ada didepannya, lalu mundur dan menabrak mobil dibelakang. Saat itu Yudi terlihat mengacungkan Senpi dari dalam mobil. Petugas sempat melakukan penembakan peringatan keatas sambil menyuruh keluar, namun tidak dihiraukan dan mengancam personil dengan Senpi, dan spontan personil melakukan penembakan kearah mobil. (red)