
Bandar Lampung (SL)-Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandar Lampung diduga memasang tarif semuanya sendiri untuk pembuatan sertifikat. Sejumlah notaris di Bandar Lampung pasrah. Hal itu diakui warga Bandarlampung dan notaris yang mengeluhkan persoalan sertifikat yang tidak diterbitkan oleh BPN Bandar Lampung karena persoalan uang.
Kepada wartawan, salah seorang notaris di Bandarlampung yang minta namanya tidak disebutkan dulu karena khawatir ada interfensi Kepala BPN tersebut, mengaku bahwa ada keanehan dengan tingkah Kepala BPN di Bandar Lampung. “Dia minta duit seenaknya dan asal sebut,” kata Notaris tersebut, kepada wartawan, kemarin, via telepon.
Dia juga menjelaskan, beberapa waktu lalu dia menanyakan persoalan seritifikat yang bertahun-tahun tak diterbitkan oleh BPN, meski semua persyaratan sudah dipenuhi sesuai aturan dan perundangan yang berlaku. Namun, kata dia, Kepala BPN Bandarlampng yang biasa dipanggil Amin menyebutkan soal biaya yang harus dikeluarkan pembuatan sertifikat. “Harus bawa duit yang banyak,” katanya menirukan Kepala BPN tersebut.
Saat dikonfirmasi ke Kantor BPN Kota Bandar Lampung, Kamis 4 September 2019, sejumlah wartawan yang datang diminta mengisi buku tamu berikut nama dan asal media. Kemudian, Satpam yang menjaga persis di pintu masuk
Kantor BPN yang tak jauh dari Kantor Satu Atap Provinsi Lampng di Telukbetung, menekan tombol telepon.
Tak lama kemudian, petugas Satpam, menyatakan bahkan Kepala BPN, dan semua pejabt tidak ada di tempat. ”Bapak sedang keluar, begitu juga dengan humas dan kepala bagian umumnya,” katanya. (red)