
Bandar Lampung (SL)-Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan inovasi pembiayaan kesehatan melalui skema Supply Chain Financing ( SCF) demi meningkatkan pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Abdul Moeloek Lampung (RSUDAM).
Hal itu diungkapkan Gubernur saat menerima audiensi Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bandarlampung Muhammad Fakhriza, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni, beserta Direktur Bisnis Bank Lampung Nurdin dan Direktur RSUDAM Hery Djoko Subandrio, di Ruang Kerja Gubernur Senin (2/9/ 2019).
Skema SCF dilakukan antara BPJS Cabang Lampung, RSUDAM dan Bank Lampung yang diyakini dapat memperlancar operasional pembayaran klaim oleh rumah sakit.
“Pemerintah Provinsi Lampung akan mengupayakan program pembiayaan ini melalui Bank Lampung, yang khusus diberikan kepada RSUDAM untuk mempercepat penerimaan pembayaran klaim pelayanan kesehatan melalui pengambil alihan invoice sebelum jatuh tempo,” ujar Arinal.
Untuk segera mewujudkan kerjasama ini, Arinal minta masing-masing stakeholder mengesampingkan ego sektoral, dan membangun kerjasama serta berkoordinasi.
“Pemprov akan terus memantau dan memfasilitasi komunikasi yang efektif antara BPJS, RSUDAM dan Bank Lampung. Lebih dari itu, Pemprov juga akan menjembatani BPJS dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat berjalan maksimal,” kata Arinal.
Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Bandarlampung Muhammad Fakhriza menyambut baik inisiatif gubernur Arinal.
Menurutnya, skema SCF dapat menyelamatkan cash flow rumah sakit yang tentunya akan berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan.
“Kondisi saat ini, sesuai dengan peraturan yang berlaku, BPJS Kesehatan melakukan pembayaran tagihan pelayanan kesehatan maksimal 15 hari kerja setelah berkas lengkap. Namun melihat kondisi yang terus berkembang dan untuk terus menjaga cashflow dari rumah sakit, skema SCF tentu sangat membantu kelancaran dan kesinambungan pelayanan,” kata Fakhriza.
Senada dengan itu, Direktur Utama Bank Lampung Eria Desomsoni menyampaikan bahwa dengan kerjasama ini, Bank Lampung akan menawarkan fasilitas pembiayaan untuk rumah sakit guna mencukupi kebutuhan cashflownya.
“Sesuai dengan arahan pak gubernur, Bank Lampung akan memilih skema kerjasama yang saling menguntungkan antara BPJS, RSUDAM dan Bank Lampung,” ujar Eria.
Program SCF ini, diharapkan dapat menjaga liquiditas RSUDAM, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta JKN-KIS.
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Fakhriza juga menyerahkan Kartu JKN-KIS yang terbaru untuk Gubernur Arinal dan keluarga. (Rls/Red)