
Bandar Lampung (SL)-Jamaah haji Lampung kelompok terbang (Kloter) JKG 65 bersiap melaksanakan Tawaf Wada (tawaf perpisahan) usai salat Isya, pada 4 September 2019. Keesokannya (5/9/2019) pukul 11.00 Waktu Arab Saudi (WAS), jamaah bertolak menuju Madinah untuk melaksanakan Arbain.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak dapat diikuti oleh Hj. Boniyem Kromo Karyo, jamaah dengan No. Pasport. B3380757. Pasalnya, Boniyem terpaksa dipulangkan ke tanah air dikarenakan sakit.
Hi. Syahroni Yusuf dari Makkah menyampaikan langsung bahwa Hj. Boniyem akan dipulangkan bersama Kloter JKG 22, dari Jeddah pada pukul 20.45 WAS.
“Sebelumnya, dua jamaah haji asal Kota Bandar Lampung yang tergabung di Kloter 65 juga sudah dipulangkan. Mereka adalah Hi. Burhanudin Nawawi Karim dengan No. Pasport. C2882070 dan Hi. Yusni Junaidi Abdullah dengan No. Pasport. C2882069,” ujar Hi. Roni, Rabu (28/8/2019).
Dijelaskan Roni, bahwa keduanya ikut serta pulang bersama jamaah Kloter JKG 21 pada tanggal 27 September 2019 melalui Bandara Jeddah, pukul 19.00 WAS.
Dari penjelasan Ketua TPHI Lampung Hi. Kusno Suparmin, mengatakan bahwa ada jamaah haji Kloter 65 yang meninggal dunia di Makkah. Yakni, Hi. Ahmad Khalimi Muharam (93), asal Kabupaten Tanggamus.
“Almarhum meninggal akibat radang paru. Almarhum dimakamkan di Pemakaman Syarai, Makkah,” jelas Hi. Kusno.
Saat ini, lanjut Hi. Kusno, ada jamaah yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit King Faisal, Arab Saudi. Jamaah tersebut atas nama Hj.Tjik Odah Basir Binti M. Basir. Usia 85 tahun, alamat Kota Bandar Lampung. Jamaah ini terindikasi mengalami infeksi paru. (ron/red)