
Sukabumi (SL)-Dua orang ditemukan tewas hangus terpanggang, dalam sebuat mobil jenis Toyota Calya B-2983-SZH, di tepi jalan di Kampung Bondol, Desa Pondokkaso Tengah, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat Minggu (25/8/2019) siang. Belum dipastikan mobil jenis MPV tersebut dibakar atau terbakar. Dua jasad terbakar di dalam mobil berada di jok belakang.

Warga sekitar sempat melihat sebuah mobil lainnya yang juga diparkir di bahu jalan raya Cidahu-Parakansalak, Sukabumi. Jalan Raya Cidahu-Parakansalak, Sukabumi, terbilang sepi. Dari arah Jalan Raya Bogor menuju Parakansalak, sebelah kiri tebing dan kanan jurang, sedangkan di bawahnya permukiman penduduk. Mobil yang terbakar terparkir itu di bahu jalan sebelah kanan atau jurang.
Seorang warga mengaku sempat melihat ada dua mobil terparkir di lokasi itu beberapa saat sebelum kejadian. Diduga salah satu mobil yang terparkir itu adalah mobil yang kemudian terbakar. “Saya melihat mobil itu ada di sini jam 11.30 WIB. Saat itu ada dua mobil. Dua-duanya warna hitam, satu mobil parkir di pinggir jalan. Yang bawa perempuan pakai kerudung, pakai penutup wajah, dia berdua duduk di depan. Satu mobil lagi pinggiran tebing itu yang terbakar,” kata Andi warga di sekitar lokasi.
Andi mengaku hanya melihat sepintas. Saat itu dia tengah membawa motor melintasi lokasi. Saat itu dia melintas dari arah Cidahu menuju Parakansalak. “Hanya sepintas, kalau dari posisi parkir sepertinya dari arah Cicurug,” imbuh Andi.
Warga lainnya, Deni mengungkapkan kabar ada mobil terbakar diperolehnya dari tukang ojek yang melintas di lokasi kejadian. “Tukang ojek bilang ada mobil terbakar. Saya langsung ke lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan saat itu mobil masih terbakar. Iya ada dua mayat di jok paling belakang mobil tersebut. Saya sudah pulang dari lokasi, soalnya gak kuat bau daging ke bakar. Mayatnya dua yang satu sudah tulang belulang yang satunya sedikit masih terlihat bagian tubuhnya,” pungkasnya.
Kapolres Sukabumi AKBP Nasriadi membenarkan kasus tersebut, dia juga menyebut ada dua mobil yang sempat mondar-mandir lalu berhenti di tempat kejadian perkara (TKP). “Kita selidiki di sepanjang jalur antara Cicurug-Cidahu kita dapat informasi ada dua mobil bersamaan dari bawah ke atas ke arah perbukitan Cidahu, lalu dua mobil itu kembali lagi dan dua mobil berhenti di sini lalu tiba-tiba satu mobil terbakar, mobil lainnya pergi. Sementara itu saja, ada beberapa hal yang belum bisa kami ungkap karena masih bersifat penyelidikan,” tandas dia.
Menurut Nasriadi, saat dikeluarkan, kondisi mayat tersebut dalam keadaan sebagian tengkorak kepala pecah. “Kita duga sudah dalam kondisi meninggal dunia sebelum mobil ini terbakar, kondisi mayat sudah sulit kita identifikasi. Dugaan kita, korban pembunuhan, lalu mayat sengaja dibuang kemudian mobilnya dibakar oleh pelakunya,” jelas Nasriadi. (red)