Lampung Utara (SL)-Program terpadu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 yang dilaksanakan Komando Distrik Militer (Kodim) 0412 Lampung Utara (Lampura) juga bertujuan untuk membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan, terutama di pedesaan.
Demikian yang diutarakan oleh Pasi Teritorial Kodim 0412 Lampura, Kapt. Inf. Harpian Sari mewakili Komandan Kodim, Letkol. Inf. Krisna Pribudi. Selasa (16/7/2019).
Harpian berharap, dengan adanya TMMD ini nantinya dapat lebih menguatkan lagi Kemanunggalan antara TNI-Rakyat sebagai modal utama dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Demi mewujudkan hal tersebut, terang Harpian, satuan tugas (Satgas) TMMD tengah melaksanakan berbagai sasaran fisik, diantarany meliputi pekerjaan pembukaan badan jalan sepanjang, pembuatan box culvert, rehab masjid Al-Istiqomah, pemasangan keramik dan pengecatan gereja GKSBS, pembuatan MCK dan tempat wudhu masjid Mambaul Huda serta pembuatan talud sepanjang 80 meter.
“Program TMMD yang ke-105 ini kita pusatkan di Desa Batunangkop Kecamatan Abung Tengah, yang akan dilaksanakan selama 30 hari kedepan,” kata Kapt. Inf. Harpian Sari kepada sejumlah awak media, Selasa, (16/7/2019).
Dikatakan Harpian, pembangunan fisik yang telah diprogramkan ini merupakan skala prioritas dengan melihat kebutuhan warga di Desa Batunangkop.
Dikatakannya, kegiatan ini berdasarkan Surat Telegram (ST) Danrem 043 Garuda Hitam nomor : ST/59/2019 Tanggal 11 Februari 2019. Selain itu, juga berdasarkan permohonan Kepala Desa Batunangkop, Kecamatan Sungkai Tengah yang tertuang dalam surat permohonan Utara Nomor : 500/01/BN-ST/IV/2018 tanggal 2 April 2018 tentang permohonan bantuan pembangunan Infrastruktur sarana dan prasarana desa melalui kegiatan TMMD tahun 2019.
Sementara itu, Ketut warga Desa Batunangkop yang ikut berpartisipasi dalam pembangunan TMMD, mengatakan, program TMMD ini sangat membantu masyarakat Desa Batunangkop. Dengan adanya program ini banyak pembangunan infrastruktur yang sebelumnya belum tersentuh oleh pemerintah daerah.
“ Misalnya, pembukaan badan jalan sepanjang 2,2 meter, masyarakat di dua kecamatan merasa terbantu, karena jalan ini nantinya menjadi penghubung antara kecamatan Sungkai Tengah dan Sungkai Utara,” ujarnya singkat. (ardi)