
PRINGSEWU, sinarlampung.co – Warga Pekon Podomoro, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, digemparkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di dalam kamar kontrakannya pada Jumat pagi 3 April 202). Peristiwa ini menyisakan tanda tanya besar setelah tetangga mengaku mendengar suara mencurigakan sebelum korban ditemukan.
Jasad korban pertama kali diketahui sekitar pukul 10.30 WIB. Kejadian bermula saat seorang tamu berkunjung ke kontrakan tersebut namun tidak mendapat respons dari korban. Ibu korban yang berada di lokasi kemudian mencoba membangunkan dengan menyenggol tubuhnya, namun mendapati korban sudah tidak bergerak dan tidak bernyawa.
Ketua RT setempat segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Pringsewu Kota, yang kemudian langsung menerjunkan tim ke lokasi kejadian di komplek perumahan Kepala Pekon Podomoro.
Berdasarkan informasi di lapangan, kecurigaan warga diperkuat oleh kesaksian tetangga sekitar. Salah satu warga mengaku sempat mendengar suara teriakan minta tolong dari arah kontrakan korban pada dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB.
Diketahui, korban selama ini tinggal bersama suaminya di kontrakan tersebut. Keberadaan suami korban saat penemuan jasad dan identitas lengkap korban kini tengah menjadi fokus pendataan pihak kepolisian.
Tim Inafis Polres Pringsewu bersama Polsek Pringsewu Kota telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari bukti-bukti permulaan. Polisi masih mendalami apakah ada unsur tindak pidana atau penyebab medis di balik kematian mendadak ini.
“Petugas sudah di lokasi untuk olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Motif dan penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan,” tulis laporan awal pihak berwenang.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan spekulasi liar di media sosial hingga hasil visum atau autopsi resmi dikeluarkan.
Penemuan ini menambah daftar kasus penemuan jasad wanita di wilayah Pringsewu dalam beberapa bulan terakhir. Sebelumnya, pada Februari 2026, warga Ambarawa juga dihebohkan dengan penemuan jasad wanita yang mengambang di Sungai Way Tebu dalam kondisi membengkak. (Red)