
Bandar Lampung (SL)-Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim mengajak semua pihak mewujudkan Lampung sebagai Provinsi Layak Anak dan Peduli HAM. Hal ini disampaikan melalui dialog interaktif – Pro 1 RRI Bandar Lampung, Senin (8/7/2019).
Wagub mengakui, saat ini pemenuhan hak–hak anak di Provinsi Lampung sudah semakin baik dari waktu–kewaktu dan terus mengalami peningkatan. Salah satu indikatornya yaitu jumlah lembaga pendidikan yang semakin banyak dan mudah di akses di seluruh penjuru Lampung.
“Saat ini akses untuk anak memperoleh pendidikan sudah semakin mudah, hampir di setiap kecamatan bahkan desa dan kelurahan memiliki lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Kelompok Belajar (Kober) dan Taman Kanak – kanak ( TK),” ujar Chusnunia.
Pemprov bersama Pemkab/Kota akan terus memastikan terpenuhinya hak anak. Sebagai stakeholder utama dalam keberhasilan kota layak anak menuju Indonesia Layak Anak (IDOLA), yaitu Indonesia dengan kabupaten dan kota yang memenuhi hak-hak anak yang terdiri atas hak sipil dan kebebasan, hak terhadap lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, hak terhadap kesehatan dasar dan kesejahteraan, hak terhadap pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya, serta hak atas perlindungan khusus.
“ Pemprov akan membangun sinergitas bersama Kabupaten / Kota dan dunia usaha untuk melindungi hak–hak anak melalui langkah–langkah yang sistematis. Hal ini akan diaplikasikan dengan peningkatan pelayanan publik yang didukung oleh Peraturan Daerah sebagai payung hukum untuk memastikan terpenuhinya hak sipil dan hak-hak dasar anak,” jelas Nunik–sapaan akrab Chusnunia.
Dalam dialog Interaktif kali ini, Nunik juga menjawab secara langsung pertanyaan warga masyarakat yang menanyakan permasalahan anak jalanan (anjal), Stunting, kebijakan zonasi bidang pendidikan hingga permasalahan kerusakan jalan.
Dalam closing statemennya, Nunik yang hadir didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Lampung Bayana, menegaskan bawa anak–anak adalah anugerah Allah yang wajib dijaga karena menjaga mereka sama dengan menjaga masa depan kita.
“Pemerintah dan seluruh keluarga, serta semua orang dewasa harus memastikan secara langsung bahwa anak–anak berada dalam kondisi yang aman dan nyaman, jauh dari kemungkinan kekerasan dan semua potensi bahaya yang mengancam keselamatan dan kenyaman anak,” ujar Nunik menutup siarannya dalam dialog interaktif.
Dalam keterangannya, Kabag Humas dan Komuniaksi Publik Biro Humas dan Protokol Provinsi Lampung Heriyansyah menyampaikan bahwa dialog interaktif di RRI kali ini diharapkan mampu mengubah pola fikir masyarakat tentang pentingnya menjaga anak dimulai dari lingkungan keluarga, sehingga tumbuh kembang anak dapat berjalan dengan baik. (Rls)