
Jatimulyo (SL)-Setelah malang melintang mengabdi di pemerintahan Kota Bandarlampung, Sumardi SE, siap membangun besama masyarakat Jati Mulyo Jati Agung. Dirinya merasa terpanggil untuk maju Pilkades Jati Mulyo, dan siap mengabdi untuk masyarakat, dengan memperioritaskan pembangunan masyarakat, khususnya di daerah dan lingkungan tertinggal dan belum tersentuh pembangunan.
“Saya merasa terpanggil maju dalam pilkades Jati Mulyo. Untuk saya siap mengabdi untuk masyarakat, tentunya akan memperioritaskan pembangunan di tengah masyarakat, khususnya di daerah dan lingkungan tertinggal yg belum tersentuh pembangunan,” kata Sumardi saat di wawancari di kediamannya, Senin (24/6).
Sumarsi mengaku merasa prihatin dengan kondisi pemerintahan di Desa Jati Mulyo yang terkesan mati suri, serta kurangnya pembangunan yang merata di lingkungan masyarakat khususnya di tingkat dusun. Tentunya peran kepala desa sangatlah penting dalam pembangunan di desa Jati Mulyo. “Itu bagian dari kenapa saya sangat terpanggil setelah mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk maju dalam perhelatan pemilihan kepala desa (Pilkades) Jati Mulyo, yang merupakan tanah kelahiran saya,” katanya.
“Belakangan ini kondisi desa Jati Mulyo sangat memprihatinkan. Untuk itu atas dukungan masyarakat, setelah pensiun dari PNS di Kota Bandarlampung, saya mempersiapkankan diri bersama masyrakat untuk membangun dan meningkatkan tarap hidup masyarakat desa Jati Mulyo yang lebih sejahtera,” kata Mantan Kabid Dinas Pasar Kota Bandarlampung ini.
Sumardi menyatakan untuk meraih keinginan masyarakat agar desa Jati Mulyo lebih maju, tentunya di butuhkan peran masyarkat yang pro aktip dan sling mendukung. “Sebenar terlalu jauh kalau mau bicara mengenai kemajuan desa, yang pastinya perlunya dukungan masyrakat. Saya maju pilkades ini bukan untuk mencari kekayaan, tapi merasa terpanggil melihat kondisi saudara dan masyarakat Desa,” katanya.
“Jati Mulyo membutuhkan seorang pemimpin yang siap berkomitmen membangun dan memajukan desa khususnya lingkungan yang masih tertinggal, salah satunya sarana prasaran jalan dilingkungan yang perlu pengerasan atau diaspal, ” ujar putra mantan kepala desa Jati Mulyo Subari. (Gandi Yusnadi)