
Tanggerang (SL)-Toko emas Permata di Jalan Raya Serang Km 24 Kampung Cariu, Desa Talagasari Kecamatan, Balaraja, Tangerang dirampok sejumlah orang, Sabtu (15/16/19) sekitar jam 9 pagi. Para pelaku berhasil membawa lari 6 kilogram emas senilai Rp1,6 miliar.

Berdasarkan keterangan korban, akibat pencurian itu pihaknya mengalami kerugian sebanyak 6 Kilogram Emas dengan total sebesar Rp 1.600.000.000 (satu miliar enam ratus juta rupiah). Aksi ini terjadi siang hari pada Sabtu (15/6) pukul 09.19 WIB. Bermula pada saat Karyawan Toko emas sedang melayani konsumen, datang dua orang pria menggunakan masker dan Topi menenteng senjata tajam jenis samurai dan senjata api laras pendek. Pembeli dan karyawan ketakutan.
Pelaku langsung melompat ke etalase toko mas dan selanjutnya dengan cepat mengambil sebanyak 7 (tujuh) nampan emas yang terpasang di etalase. Setelah mengambil emas pelaku kemudian pergi meninggalkan toko dengan menggunakan mobil. Pada saat kabur pelaku sempat dilempari batu oleh warga sekitar hingga kaca belakang mobil jenis Avanza warna Putih pecah.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan, pelaku datang saat toko melayani pelanggan. Dua orang pria dengan mengendarai mobil mengenakan masker atau penutup wajah dan memegang senjata api. “Keduanya juga memakai topi dan satu orang menenteng senjata tajam samurai, satunya lagi memegang senjata api,“ kata Sabilul saat olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sabilul menambahkan, para pelaku juga diketahui membawa senjata laras pendek. Namun, kata dia, belum dapat dipastikan senjata yang dibawa asli atau hanya imitasi. Para pelaku, lanjut Sabilul, langsung melompat ke etalase toko emas dan dengan cepat mengambil 7 nampan emas. Usai itu, para pelaku langsung melarikan diri. “Mobil pelaku sempat dilempari batu oleh warga sekitar dan saksi sampai kaca belakang mobil jenis avanza warna putih itu pecah,“ terangnya.
Sabilul menyampaikan, jajarannya akan segera meringkus pelaku dalam waktu singkat. Saat ini, kata dia, anggota sedang mendalami bukti-bukti dan keterangan saksi termasuk rekaman kamera CCTV. “Kami minta doanya, kami usahakan hanya dalam waktu singkat para pelaku sudah kami tangkap, “ katanya. (red)