
Lampung Selatan (SL)-Lima pelajar warga satu Desa Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, yang tewas diduga akibat tenggelam saat berenang di Pesisir Pantai Sinar Laur, di Desa Tarahan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, membutuhan waktu sekitar 30 menit.

Tim Polairud Polda Lampung, dipimpin Komandan Kapal 1013 Pangkalan Batu Payung bersama Warga dan Tim Babinsa Desa Tarahan sempat menyisir wilayah Pantai Bahari hingga Sinar Laut, dan menemukan para korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Para korban sempat dilarikan ke Puskesmas Rawat Inap Katibung, Desa Pardasuka, Kecamatan Katibung, dan dinyatakan meninggal oleh tim medis Puskesmas.
Komanda Kapal 1013 Pangkalan Batu Payung Brigpol Hermansyah membenarkan kasus tersebut. Menurutnya pada hari Kamis tanggal 6 juni 2019 sekira jam 13 .00 wib, mereka kedatannga dua orang warga melaporkan ada nya warga tenggelam di Pantai Dusun Sinar Laut Desa Tarahan Kecamatan Katibung,
“Saya selaku Komandan Kapal 1013 di Pangkalan Polairud Batu Payung Brigpol Hermansyah kemudian melaporkan kepada KBO Ditpolairud Polda Lampung AKBP Reza Pahlevi. dan kemudian kami dirintahkan Komdanan Kapal 1013 Brigpol Hermansyah, bersama anggota Brigpol Peno, Brigpol Yato, Bharatu Ariadi, bergerak cepat menyisir pantai Bahari hingga Sinar Laut, bersama warga di bantu Babinsa Sertu Kurdi dan dua anggota koramil. Dan alhamdulillah jam 13.30 mereka di temukan,” kata Brigpol Hermansyah.

Identitas para korban adalah Sukri (16), Rizki (17) Fikri (16), Nisa (16), Rudi (17), Warga Dusun Umbul Jambu, Desa Tanjungan, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan, dan rekan rekan mereka yang selamat adaalah Rini (15) , Riska (15), Sabrina (15), Yansah (16), Agus (15), Lukman (15), Rizki (15). Mereka adalah teman sau Desa. Sementara saksi yang melapor adalaah dua nelayan, Amrin (45) dan Horizon (32), warga Dusun Sinar Laut, Desa Tarahan, Katibung.
BACA : Lima Pelajar Tenggelam di Pantai Sinar Laut Tarahan Lampung Selatan, Mulutnya Berbusa?
dari keterangan para saksi selamat, Kata Hermasyah, bahwa pada hari Kamis tanggal 6 Juni 2019 sekira jam 10.30 wib, para Korban bersama rekan-rekannya sekitar 12 orang berangkat jalan-jalan ke pantai di Dusun Sinar Laut, Desa Tarahan, Katibung Lampung Selatan. “Mereka tiba di lokasi sekitar jam 11.30 wib, lalu para korban berenang ke tengah laut. Tiba-tiba sekira pukul 12.30, datang ombak besar. Sehingga para korban hilang terbawa ombak,” katanya.
Setelah mendapat kemudian warga yang melihat, maka dilakukan pencarian oleh anggota Polairud yang melaksanakan Piket Pos Pam dan anngota TNI dan dan dibantu oleh warga sekitar dan sekira pukul 13.30 wi, para korban ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia kemudian para korban yang meninggal.
“Ya sesuai SOP, lima jenazah tersebut di bawa ke Puskes Rawat Inap Katibung Desa Pardasuka, dan di nyatakan meninggal dunia oleh tim kesehatan puskes. Jasad mereka kemudian di ambul pihak keluarga. Kita sudah mendatangi dan cek TKP, menghubungi petugas SAR & medis. Melengkapi Mindik, dan lidik,” katanya.
Catatan penting aadalah, katanya, hasil dari pemeriksaan petugas medis tidak di temukan bekas benda keras atau tanda tanda kekerasan. Namun di dalam paru paru banyak terdapat air dan kelopak mata membesar bertanda kurangnya oksigen. “Pihak keluarga tidak bersedia utuk dilakukan visum dan menerima meninggalnya para korban atas musibah tersebut. pihak keluarga membuat pernyataan tidak dilakukan ver,” katanya. (juniardi)