
Bandar Lampung (SL)-Salon Gita, yang ada disebuah bangunan ruko berlantai 2 (dua) di jalan Pulau Legundi, Kecamatan Sukarame, Bandar Lampung, diduga menjadi tempat prostitusi terselubung, dengan menyediakan banyak wanita untuk melayani plus-plus para pelangannya.

Selasa (21/5/2019), sepintas tidak terlihat adanya aktifitas prostitusi terselubung di bangunan yang berdiri dua lantai tersebut. Pemilik usaha mengelabui masyarakat dan petugas dengan dalih bahwa Salon Dita menyediakan jasa perawatan dan kecantikan. Dan memasang plang bertuliskan jasa perawatan kecantikan salon.
Saat masuk kedalam bangunan tersebut terdapat peralatan kecantikan dan diberi pembatas mengunakan tirai agar tidak terlihat adanya para pekerja pelayan wanitanya, yang beraksi untuk merayu tamu dan menawarkan jasa tubuhnya. Dan mereka tetap beropersai selama ramadhan. Kabarnya justru kedatangan tamu meningkat.
Informasi dari salah satu pelangan di Salon Dita itu sedikitnya terdapat lima hingga delapan pekerja wanita yang mengunakan pakai seksi. Dan dengan penerapan tarif yang berbeda beda, mulai dari harga Rp300 ribu hingga 500 per untuk satu kali kencan. .dan masih beroperasi walaupun saat ini masih di bulan puasa .
“Kalo Dita Salon ceweknya cantik cantik mas. Untuk biaya per shotime-nya cukup mengeluarkan kocek 300 hingga 500 sesuai perjanjian. Bahkan disana aja banyak yang sering masuk PNS, ada yang anggota tapi gak tau dinesnya di mana. Saya sering langanan disana juga makanya saya tau,” aku pria yang mengaku bernama Deni. (Afta)