“Saya dari Menggala, cuma diperiksa aja, kalau CV saya dipinjam sama Mai Darmawan,” kata Andhika yang mengaku diberikan uang Rp15 juta agar CV-nya di pinjam oleh Mei Darmawan. “Ya dia minjem aja, dikasih duit saya mau,” katanya. (lp/red)

Bandar Lampung (SL)-Penyidik KPK RI melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi terkait kasus korupsi Dinas PUPR Mesuji, yang melibatkan Bupati Khamami. Penyidik melakukan pemeriksaan secara marathon terhadap sekitar 50 saksi PNS da swasta, menggunakan aula di Mapolresta Bandar Lampung, sejak pekan lalu hingga Rabu (15/5/2019).
“Iya mas benar pemeriksaan soal kasus Bupati Mesuji. Ada banyak sekitar 50-an orang, ada unsur PNS dan Swasta. Dan sudah sejak seminggu lalu,” kata salah seorang petugas yang sepertinya penyidik KPK, saat jeda istirahat pemeriksaan. Menurutnya pada hari ini, Rabu (15/5/2019), ada enam orang yang diperiksa dari unsur swasta.
Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Yudi Chandra Erlianto membenarkan adanya pemeriksaan oleh penyidika KPK di ruang Aula Patria Pratama, Mapolresta Bandar Lampung, terkait tindak pidana korupsi di Pemkab Mesuji. “Pemeriksaan itu sudah berlangsung sejak seminggu selalu, dan sudah banyak yang diperiksa. Cuma saya enggak tahu secara teknis, itu KPK, mereka cuma pinjam ruangannya aja,” katanya.
Dilangsir lampost.co ruang itu terdapat 5 meja dengan laptop yang dikendalikan oleh masing-masing orang yang diduga penyidik KPK. Sekitar pukul 15.50 WIB. terlihat empat orang sedang berada di dalam, dan dalam proses pemeriksaan dengan sesi tanya jawab.
Mereka melakukan pemeriksaan terkait perkara dugaan suap fee proyek di Pemkab Mesuji, dengan tersangka Bupati non aktif Khamami, Taufiq Hidayat, Wawan Suhendra, lalu sekretaris dinas PUPR, Azim Sibron dan Kardinal dari kalangan pengusaha.
Saksi Mengaku Perusahaannya Hanya Dipinjam
Salah satu saksi yang diperiksa KPK pada Rabu (15/5/2019) bernama Andhika membeberkan point pemeriksaan. Andhika yang mengaku sebagai pemilik CV Putra Sejahtera. Menurutnya nama perusahaannya di pinjam oleh Mai Darmawan pedagang bakso yang merupaka orang kepercayaan Taufiq Hidayat, salah satu tersangka dan adik kandung bupati non aktif Mesuji Khamami.
“Saya dari Menggala, cuma diperiksa aja, kalau CV saya dipinjam sama Mai Darmawan,” kata Andhika yang mengaku diberikan uang Rp15 juta agar CV-nya di pinjam oleh Mei Darmawan. “Ya dia minjem aja, dikasih duit saya mau,” katanya. (lp/red)